Pascagempa NTT, Distribusi Bantuan Logistik Jangkau Warga Terdampak

Penyaluran bantuan logistik dilakukan untuk membantu warga NTT. Foto: dok BRI Life.

Pascagempa NTT, Distribusi Bantuan Logistik Jangkau Warga Terdampak

Ade Hapsari Lestarini • 5 September 2026 08:37

Jakarta: Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyaluran bantuan logistik dilakukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap dan pemulihan pascabencana.

PT Asuransi BRI Life menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah Kabupaten Manggarai, NTT. Bantuan tersebut disalurkan dalam bentuk paket logistik dan diperkuat dengan dukungan donasi dari pekerja dan manajemen perusahaan.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi Relawan BRI Life dengan Relawan BRI di wilayah terdampak. Bantuan kemudian didistribusikan secara langsung kepada masyarakat di Desa Beokina dan Desa Dimpong, Kabupaten Manggarai. Kolaborasi tersebut melibatkan BRI, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat setempat untuk membantu memastikan distribusi bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Corporate Secretary BRI Life Ade Nasution mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan dan pekerja kepada masyarakat yang terdampak gempa.

"BRI Life turut berduka dan menyampaikan keprihatinan atas musibah gempa bumi yang terjadi di NTT. Melalui program TJSL BRI Life yang diperkuat dengan donasi dari para pekerja, kami ingin hadir dan memberikan dukungan nyata bagi masyarakat terdampak," ujar Ade, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 5 September 2026.


Ilustrasi. Foto: Medcom.
 

 

Kolaborasi sesama BUMN


Menurut Ade, keterlibatan Relawan BRI Life, Relawan BRI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pengadaan hingga distribusi bantuan.

"Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi BRI yang turut membantu proses pengadaan dan distribusi bantuan. Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan untuk bersama-sama membantu masyarakat agar dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik," kata dia.

Bantuan yang diterima masyarakat disambut dengan rasa syukur. Selain membantu memenuhi kebutuhan fisik, kehadiran relawan di lokasi juga memberikan pendampingan kepada warga yang masih menghadapi dampak pascabencana.

Gempa bumi yang mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026 berdampak pada sejumlah wilayah dan memicu kebutuhan penanganan bagi masyarakat terdampak. Dalam situasi tersebut, kelancaran distribusi bantuan menjadi salah satu faktor pendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama proses pemulihan.

BRI Life menyatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diperkuat melalui kontribusi pekerja dan manajemen perusahaan. Melalui bantuan logistik dan keterlibatan relawan, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menjalani masa pemulihan pascabencana.

(Ade Hapsari Lestarini)