Pemerintah Matangkan Pembangunan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 1 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev.

Pemerintah Matangkan Pembangunan 100 Kampung Nelayan dan Bantuan Kapal

Gabriella Thesa Widiari • 2 September 2026 09:05

Jakarta: Pemerintah terus mematangkan percepatan program 100 kampung nelayan tahap pertama, serta pendistribusian bantuan kapal penangkap ikan. Program tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para nelayan di berbagai daerah.

Pembahasan itu digelar dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 1 September 2026. Kedua menteri itu melaporkan kepada presiden mengenai perkembangan program-program strategis sektor kelautan tersebut.

"Keduanya menghadap Presiden untuk melaporkan perkembangan pembangunan 100 pertama Kampung Nelayan serta pendistribusian bantuan kapal bagi para nelayan," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 2 September 2026.

Teddy mengatakan perkembangan pembangunan Kampung Nelayan menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih layak dan produktif.

Selain pembangunan kampung nelayan, Teddy mengatakan, Presiden juga menerima laporan mengenai pendistribusian bantuan kapal bagi para nelayan. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kapasitas nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut.

“Pendistribusian bantuan kapal menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas nelayan dalam menjalankan aktivitas melaut. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan di berbagai daerah,” kata Teddy.


Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa, 1 September 2026. Foto: BPMI Setpres.

Untuk memastikan program tepat sasaran, pemerintah mendorong sinergi lintas kementerian. Kolaborasi tersebut diperlukan agar pembangunan Kampung Nelayan maupun dukungan sarana bagi nelayan dapat berjalan secara terpadu.

“Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas kementerian agar pengembangan Kampung Nelayan dan berbagai dukungan bagi nelayan dapat berjalan secara terpadu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir,” ucap Teddy.

(Gabriella Thesa Widiari)