PVMBG Jelaskan Dugaan Dentuman Anak Krakatau Terdengar sampai Bandung

Ilustrasi Gunung Anak Krakatau. Foto: dok. Antara.

PVMBG Jelaskan Dugaan Dentuman Anak Krakatau Terdengar sampai Bandung

Metro TV • 5 September 2026 14:15

Jakarta: Badan Geologi mengungkapkan alasan suara dentuman yang diduga berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau dapat terdengar hingga Bandung, Jawa Barat. Energi akustik dari jenis erupsi tertentu disebut mampu merambat hingga ratusan kilometer.

"Ketika erupsi besar terjadi, atau erupsi dengan tipe tertentu, pelepasan energi akustiknya bisa sangat besar," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Rita Susilawati, dalam konferensi pers daring, Sabtu, 5 September 2026.

Menurut Rita, energi akustik tersebut memungkinkan suara erupsi terdengar jauh dari sumbernya. Fenomena serupa pernah terjadi saat Gunung Kelud erupsi pada 2014.

"Energi akustik inilah yang bisa merambat hingga ratusan kilometer," kata Rita.

Rita menjelaskan, saat erupsi Gunung Kelud pada 13 Februari 2014, suara dentuman terdengar hingga sejumlah wilayah Jawa Tengah. Saat itu, kolom erupsi Gunung Kelud mencapai sekitar 17 kilometer.

Rita menambahkan, kondisi atmosfer, termasuk perbedaan temperatur dan kecepatan angin, juga dapat memengaruhi perambatan suara. Namun, analisis terkait kondisi cuaca masih memerlukan penjelasan dari instansi terkait.

"Perbedaan temperatur dan kecepatan angin memang bisa menyebabkan itu, tetapi untuk cuaca bisa dijelaskan lebih lanjut dari institusi terkait," kata Rita.


Kepala PVMBG Kementerian ESDM Rita Susilawati. Foto: Istimewa.

Sementara itu, terkait dentuman yang terdengar di sejumlah wilayah Jawa Barat pada 4–5 September 2026, Badan Geologi masih melakukan pencocokan data untuk memastikan sumber suara tersebut.

"Untuk penyebabnya, kami memang menduga suara yang tadi berhubungan dengan erupsi Anak Krakatau yang terjadi tadi malam," ungkap Rita.

(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)

(Gabriella Thesa Widiari)