PVMBG Duga Suara Dentuman di Jawa Barat Terkait Erupsi Anak Krakatau

Ilustrasi Gunung Anak Krakatau. Foto: dok. Antara.

PVMBG Duga Suara Dentuman di Jawa Barat Terkait Erupsi Anak Krakatau

Metro TV • 5 September 2026 12:25

Jakarta: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menduga suara dentuman di sejumlah wilayah Jawa Barat berkaitan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau. Dugaan tersebut berdasarkan kecocokan waktu antara laporan masyarakat dengan aktivitas Anak Krakatau.  

"Kami menduga itu memang ada kaitannya dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung pada waktu bersamaan," ujar Kepala PVMBG Rita Susilawati dalam konferesi pers daring, Sabtu, 5 September 2026.

Selain di Jawa Barat, menurut Rita, suara dentuman juga terdengar di wilayah Banten dan Lampung. Laporan tersebut diterima dari masyarakat di sejumlah wilayah yang berada di sekitar Selat Sunda.

"Suara dentuman dan getaran juga dilaporkan oleh masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Barat, Banten, dan Lampung," kata Rita. 

Selain laporan masyarakat, suara gemuruh juga terdengar dari Pos PGA Krakatau Pasauran. PVMBG masih melakukan pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui pos pengamatan di Pasauran dan Kalianda.

"Untuk pengamatan pagi tadi dari PGA Krakatau Pasauran terdengar suara gemuruh," kata Rita. 

Fenomena perambatan suara erupsi hingga jarak jauh seperti ini dinilai bukan tidak mungkin dalam peristiwa vulkanik. Peristiwa serupa pernah terjadi pada erupsi Gunung Kelud tahun 2014 dan Gunung Anak Krakatau pada 2020 yang dentumannya terdengar hingga daerah lain.


Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau dari CCTV Magma Indonesia. Foto: Magma Indonesia. 

Adapun aktivitas Gunung Anak Krakatau terpantau sejak Jumat, 4 September hingga Sabtu dini hari, 5 September 2026. Secara visual, semburan erupsi berwarna merah menyala juga terlihat terus-menerus.

Sebagai informasi, Gunung Anak Krakatau merupakan gunungapi aktif tipe A yang ada di perairan Selat Sunda, yang secara administratif masuk ke wilayah Kabupaten Lampung Selatan, Lampung. Namun, pengamatan Gunung Anak Krakatau dilakukan melalui dua pos yaitu Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Anak Krakatau Kalianda di Lampung, dan PGA Anak Krakatau Pasauran, Banten.

(Azri Arifin)

(Gabriella Thesa Widiari)