27 Ton Logistik Bantuan Gempa NTT Langsung Tiba di Hari Kejadian

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengecek langsung pengiriman bantuan untuk korban gempa bumi di NTT. Foto: Dok. Sekretariat Kabinet.

27 Ton Logistik Bantuan Gempa NTT Langsung Tiba di Hari Kejadian

Fachri Audhia Hafiez • 16 August 2026 10:24

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pemerintah pusat untuk bergerak cepat menangani dampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak Sabtu, 15 Agustus 2026. Kepala Negara juga memerintahkan pengiriman bantuan logistik.

"Sesuai instruksi Bapak Presiden Prabowo sejak pagi hari kejadian, Sabtu 15 Agustus 2026, 27 ton logistik tahap pertama dari pusat telah dikirimkan ke Flores, NTT," tulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.
 


Teddy mengecek langsung pengiriman melalui kloter terakhir penerbangan yang diberangkatkan dari Bandara Halim Perdanakusuma, pukul 23.30 WIB. Pengiriman total 27 ton logistik diangkut menggunakan beberapa kloter penerbangan pesawat Hercules.

Guna memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran, Presiden Prabowo menerjunkan langsung sejumlah pejabat tinggi ke lokasi kejadian. 

Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pekerjaan Umum (PU), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial, serta perwakilan dari PLN, Pertamina, dan Telkom. Sebanyak enam pejabat terkait sudah tiba di NTT.


Bantuan untuk korban gempa bumi di NTT. Foto: Dok. Sekretariat Kabinet.

Selain bantuan logistik dan jajaran menteri, lebih dari 3.500 personel gabungan TNI-Polri juga dikerahkan secara masif. Para prajurit disebar ke berbagai daerah terdampak di Pulau Flores, termasuk kawasan Manggarai dan Maumere.

Kementerian PU, BNPB, Basarnas, serta personel TNI-Polri di daerah terus melakukan proses evakuasi dan penanganan darurat bagi warga terdampak. 

"Pemerintah memastikan penanganan pascabencana akan terus berjalan secara terintegrasi agar masyarakat segera menerima bantuan yang dibutuhkan," ucap Teddy.

(Fachri Audhia Hafiez)