Hari Kedua Pencarian Korban Gempa NTT, Operasi SAR Difokuskan di 2 Kabupaten

Seorang personel SAR sedang berada di lokasi pencarian hari kedua di Manggarai, Minggu (16/8/2026). ANTARA/Ho-Kantor SAR Maumere.

Hari Kedua Pencarian Korban Gempa NTT, Operasi SAR Difokuskan di 2 Kabupaten

Whisnu Mardiansyah • 16 August 2026 10:05

Kupang: Memasuki hari kedua operasi pencarian dan penyelamatan pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere memusatkan kegiatannya di dua kabupaten di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Di hari ini kita fokus pencarian di dua kabupaten yakni Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur," kata Kepala SAR Maumere Fatur Rahman saat dihubungi dari Kupang, seperti dilansir Antara, Minggu, 16 Agustus 2026.

Pada hari pertama, seusai mengevakuasi lima orang korban di Maumere, Kabupaten Sikka, tim SAR langsung bergerak menuju Mbay melalui jalur laut.

"Kami gunakan KN SAR 250 Punta Dewa saat bertolak ke Mbay untuk operasi SAR," ujar Fatur Rahman.

Tim SAR terus memperluas jangkauan pencarian dan pertolongan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Sejak pukul 06.00 Wita, personel beserta peralatan utama SAR dikerahkan ke sejumlah titik yang menjadi prioritas operasi.

Fatur Rahman menyampaikan, akses menuju sejumlah wilayah terdampak yang sebelumnya terhambat akibat longsor mulai dapat dilalui oleh petugas.

"Sehingga untuk hari kedua personel dikerahkan melalui jalur laut dan jalur darat," ucapnya.
 


"Tim Rescue Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas melakukan pencarian di wilayah Manggarai Timur, per pukul 06.00 Wita telah berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya terdampak longsor," tambahnya.

Dengan terbukanya akses tersebut, pencarian dapat diperluas untuk menjangkau wilayah-wilayah lain yang membutuhkan pertolongan.

Lebih lanjut, Fatur mengatakan tim SAR terus melakukan penyisiran dan pendataan di lapangan, sekaligus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan seluruh wilayah terdampak dapat terjangkau.



Kerusakan bangunan yang terdampak gempabumi M7,7 di Kabupaten Manggarai Timur. (Sumber : BPBD Kabupaten Manggarai Timur)


Berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi sementara hingga pukul 08.30 Wita, tercatat 112 orang terdampak gempa, terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka berat maupun luka ringan.

Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses pendataan serta verifikasi yang terus dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unsur potensi SAR di wilayah terdampak.

Fatur juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

(Whisnu M)