Arus Mudik Lebaran, Pelabuhan Ciwandan Banten Siap Tampung Ribuan Motor

Polda Banten melakukan pengecekan ke Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Cilegon. (Metrotvnews.com/Hendrik S)

Arus Mudik Lebaran, Pelabuhan Ciwandan Banten Siap Tampung Ribuan Motor

Hendrik Simorangkir • 4 March 2026 21:14

Tangerang: Polda Banten melakukan pengecekan ke Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Cilegon, Banten. Sebanyak empat dermaga dipersiapkan untuk menampung kendaraan roda dua selama arus mudik Lebaran 2026.

"Kami juga mengecek lokasi khusus tenda-tenda yang dipersiapkan untuk kendaraan roda dua. Nantinya, fasilitas tersebut akan dilengkapi oleh ASDP berupa tenda untuk ticketing loket dengan sistem tap elektronik, area UMKM, toilet portable, serta lokasi tempat ibadah," ujar Kapolda Banten Irjen Hengki, Rabu, 4 Maret 2026.


Polda Banten melakukan pengecekan ke Pelabuhan Pelindo Ciwandan, Cilegon. (Metrotvnews.com/Hendrik S)

Hengki menuturkan, pihaknya telah menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos kesehatan selama arus mudik Lebaran 2026. Dia memastikan pos-pos tersebut akan siap pada 9 Maret 2026. 

"Termasuk penghentian operasional bongkar muat batu bara yang akan dihentikan mulai tanggal tersebut," kata Hengki. 

Hengki menjelaskan untuk roda dua tersedia 12 lajur dengan kapasitas masing-masing lajur sebanyak 400 kendaraan yang ada di Pelabuhan Pelindo Ciwandan. Dia menyebut total kapasitas mencapai 4.800 bahkan sampai 5.000 roda dua.

"Untuk golongan 5B dan 6B kapasitasnya 400 sampai 500 kendaraan. Sehingga ketika kapal sandar dan pintu dibuka, kendaraan sudah siap karena tiketnya telah diambil. Sementara itu, di Bojonegara diperuntukkan bagi kendaraan sumbu 3 golongan 7, 8, dan 9, sedangkan di Merak untuk pejalan kaki, mobil pribadi maupun bus," papar Hengki. 

Hengki mengimbau kepada para pemudik agar mematikan mesin kendaraan saat menunggu kapal, demi kenyamanan dan kesehatan bersama. 

"Kami mengimbau para pemudik roda dua agar tetap berada di tenda sambil menunggu giliran naik ke kapal. Selain itu, mesin kendaraan sebaiknya dimatikan sementara waktu guna menghindari paparan gas karbo dioksida yang dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan," ungkap Hengki.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)