Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (kedua dari kanan). Foto: Dok. Kemenhut.
Tinjau Kebakaran Bromo, Menhut Pastikan Pemadaman Dilakukan hingga Tuntas
Fachri Audhia Hafiez • 10 August 2026 00:28
Malang: Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau lokasi kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Upaya ini guna memastikan penanganan api berjalan terkoordinasi dan tuntas.
“Kita juga sudah rapat untuk membuat incident commander. Jadi dibuat struktur supaya pekerjaan ini lebih teratur, lebih rapi, lebih terstruktur, semua kebutuhan, tantangan bisa dikoordinasikan sehingga pemadaman ini akan bisa lebih baik,” ujar Raja Juli usai memimpin rapat koordinasi di kawasan TNBTS, Jawa Timur, Minggu, 9 Agustus 2026.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Polri, Manggala Agni, BNPB, dan BMKG. Pembentukan struktur incident commander dinilai krusial agar seluruh unsur pemadam dapat bergerak dalam satu komando terpadu.
Raja Juli menegaskan bahwa opsi pemadaman udara (water bombing) serta helikopter penyelamat akan terus dikerahkan di area terdampak. Langkah ini dilakukan hingga seluruh titik api benar-benar padam dan kawasan TNBTS aman untuk dibuka kembali.
“Insya Allah sampai padam, sampai semua bisa beroperasi lagi baru nanti water bombing-nya berhenti,” ucap Raja Juli.
.jpg)
Kebakaran hutan di area Kaldera Bromo yang semakin meluas. Foto: Dokumentasi Balai Besar TNBTS.
Langkah taktis di lapangan ini, lanjut Raja Juli, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjalankan instruksi tegas dari Presiden Prabowo Subianto guna mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem.
“Secara nasional Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan arahan yang sangat jelas. Artinya pemerintah all out untuk mengantisipasi El Nino yang sering disebut sebagai El Nino Godzilla ini,” ucap Raja Juli.