OTK Penembak di FBLB Wamena Diburu, TNI-Polri Lakukan Penyekatan

Proses evakuasi di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Wamena pascapenembakan.. (Dok: Polda Papua)

OTK Penembak di FBLB Wamena Diburu, TNI-Polri Lakukan Penyekatan

Lukman Diah Sari • 8 August 2026 17:10

Wamena: Kepolisian langsung bergerak cepat memburu pelaku penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Wamena, Jayawijaya, Sabtu, 8 Agustus 2026. Penyekatan dilakukan di sejumlah titik.

"Pelaku hingga saat ini belum diketahui, dan tim aparat gabungan masih melakukan upaya-upaya pengejaran, baik TNI-Polri maupun Satgas Operasi Damai Cartenz yang ada di Kota Wamena," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Dia mengatakan, sementara ini Polda Papua melalui Polres Jayawijaya dan Batalyon B Sat Brimob Polda Papua tengah melakukan pengamanan di lokasi kejadian, termasuk sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Aparat gabungan TNI-Polri yang ada di Kabupaten Jayawijaya telah melakukan upaya-upaya pengejaran dan penyekatan-penyekatan," tegas dia.


Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito. (Dok: Polda Papua) 

Cahyo mengungkapkan, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti dari olah TKP. Selain itu, pihaknya juga mengambil keterangan dari beberapa saksi.

"Saat ini memang kita masih fokus pada penanganan korban dan pengamanan TKP," kata Cahyo.

Kronologi Penembakan

Cahyo mengungkapkan, aksi penembakan terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sekitar pukul 12.45 WIT. Penembakan terjadi terhadap satu kendaraan yang akan memasuki pintu gerbang lokasi kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem 2026 di Distrik Walesi, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Dia menuturkan, aksi penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) tersebut terjadi di tanah lapang yang dikelilingi bukit. Saat itu, kata dia, ada kendaraan yang hendak masuk ke lokasi festival. Namun, saat hendak masuk, kendaraan langsung dihujani tembakan dari sebelah kanan perbukitan.

Saat dilakukan penembakan, tim keamanan setempat segera melakukan tembakan balasan. Selanjutnya, petugas langsung melakukan pengamanan dan pengejaran terhadap pelaku.

(Lukman Diah Sari)