Bingung Habiskan Akhir Pekan? Ini 6 Taman di Jakarta yang Buka 24 Jam

Taman Menteng. Foto: Dok Pemprov Jakarta.

Bingung Habiskan Akhir Pekan? Ini 6 Taman di Jakarta yang Buka 24 Jam

11 September 2026 08:25

Jakarta: Taman di Jakarta yang buka 24 jam kini bisa menjadi pilihan bagi warga yang ingin menikmati ruang terbuka hijau hingga malam hari. Akses ini memberi kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga, bersantai, atau berkegiatan bersama komunitas tanpa terbatas waktu siang.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pembukaan taman selama 24 jam dilakukan untuk memberikan akses yang lebih luas bagi warga Jakarta. Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemprov Jakarta dalam memperluas ruang terbuka hijau dan menyediakan ruang publik yang ramah bagi seluruh masyarakat.

"Dibukanya taman 24 jam dapat memberikan akses lebih luas bagi warga Jakarta, terutama bagi mereka yang ingin menikmati fasilitas taman pada malam hari," ujar Pramono dalam pernyataan resmi, dikutip Jumat, 11 September 2026.

Menurut Pramono, warga yang memiliki aktivitas pada malam hari kini dapat memanfaatkan taman sebagai ruang untuk melakukan berbagai kegiatan. Selain berfungsi sebagai ruang terbuka hijau yang mendukung kualitas udara dan keseimbangan ekosistem, taman juga dapat menjadi tempat bertemu dan berkegiatan bagi berbagai komunitas.

Lantas, taman mana saja di Jakarta yang bisa dikunjungi hingga 24 jam? Berikut daftar taman dan fasilitas yang bisa dimanfaatkan warga pada malam hari.

Lapangan Banteng. Foto: Dok Pemprov Jakarta.

Daftar Taman Jakarta yang Buka 24 Jam

Bagi warga yang ingin menikmati suasana Jakarta pada malam hari, ada sejumlah taman yang kini dapat dikunjungi selama 24 jam. Setiap taman memiliki fasilitas dan suasana berbeda yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengunjung.

Dilansir Smartcity, berikut taman yang buka 24 jam:

1. Lapangan Banteng

Bagi warga yang ingin menghabiskan waktu malam di pusat Jakarta, Lapangan Banteng bisa menjadi salah satu pilihan. Taman yang berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, ini memiliki air mancur menari dengan lampu warna-warni sebagai daya tarik utamanya.

Suasana malam juga bisa dinikmati sambil mencicipi jajanan kaki lima dan food truck yang berada di sekitar taman. Pengunjung yang ingin berolahraga dapat menggunakan fasilitas jogging track yang tersedia.

Akses menuju Lapangan Banteng cukup mudah dengan menggunakan Transjakarta Koridor 2 dan turun di Halte Juanda. Pengunjung juga bisa naik KRL Commuter Line dan turun di Stasiun Juanda.

2. Taman Menteng

Jika mencari tempat untuk bersantai sekaligus berolahraga pada malam hari, Taman Menteng dapat menjadi alternatif. Ruang terbuka yang berada di Jakarta Pusat ini memiliki rumah kaca ikonik yang tampak semakin menarik ketika diterangi lampu pada malam hari.

Tidak hanya untuk berfoto, kawasan taman juga menyediakan lapangan basket dan futsal yang kerap digunakan untuk aktivitas olahraga. Area duduk tersedia bagi warga yang ingin bersantai, sementara sejumlah pilihan kuliner malam dapat ditemukan di sekitar taman.

Pengunjung bisa menggunakan KRL dan turun di Stasiun Sudirman untuk menuju Taman Menteng. Pilihan transportasi lainnya yakni Transjakarta dengan turun di Halte Tosari.

Taman Langsat. Foto: Dok Pemprov Jakarta.

3. Taman Langsat

Suasana berbeda bisa ditemukan di Taman Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pepohonan rindang dan kolam teratai membuat taman ini terasa lebih teduh sehingga cocok bagi warga yang ingin mencari tempat tenang pada malam hari.

Berbagai aktivitas dapat dilakukan di area tersebut, mulai dari piknik malam hingga meditasi atau sekadar duduk menikmati udara. Tersedia pula musala, gazebo, dan area tempat duduk untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

Taman Langsat dapat dicapai dengan berjalan kaki dari Stasiun MRT Blok M. Halte TransJakarta Blok M juga dapat menjadi pilihan akses bagi warga yang menggunakan transportasi umum.

4. Taman Ayodya
Beralih ke kawasan Kebayoran Baru, Taman Ayodya menawarkan pemandangan danau kecil yang berada di bagian tengah taman. Saat malam, cahaya yang memantul di permukaan air menciptakan suasana yang cocok untuk berjalan santai atau jogging ringan.

Taman ini juga dilengkapi Wi-Fi gratis dan sejumlah titik pengisian daya. Lokasinya yang strategis membuat Taman Ayodya sering dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul berbagai komunitas.

Untuk menuju lokasi, warga dapat menggunakan MRT dan turun di Stasiun ASEAN. Alternatif lainnya yakni TransJakarta dengan turun di Halte Mayestik.

5. Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Bagi warga yang ingin mengisi malam dengan kegiatan yang berkaitan dengan literasi, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Blok M bisa menjadi pilihan. Taman tematik ini memungkinkan pengunjung membaca, menulis, atau berdiskusi di ruang terbuka.

Sejumlah fasilitas mendukung aktivitas tersebut, seperti perpustakaan mini, area duduk teduh, dan ruang komunitas yang aktif digunakan untuk berbagai kegiatan. Karena itu, taman ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang untuk belajar dan bertemu dengan warga lainnya.

Lokasinya terintegrasi langsung dengan Stasiun MRT Blok M dan Halte TransJakarta Blok M. Kemudahan akses tersebut membuat taman dapat dijangkau menggunakan transportasi umum.

6. Tebet Eco Park

Tebet Eco Park di Jakarta Selatan juga masuk dalam daftar taman yang diaktivasi selama 24 jam. Kehadiran ruang terbuka ini memberikan pilihan bagi warga yang ingin menikmati suasana taman pada malam hari.

Waktu kunjungan yang lebih panjang memungkinkan masyarakat menyesuaikannya dengan aktivitas masing-masing. Meski demikian, pengunjung tetap perlu mengikuti ketentuan serta menggunakan fasilitas yang tersedia sesuai aturan di area taman.

Pramono menyebut komunitas yang ingin menggunakan taman pada malam hari dapat melakukan pemesanan secara online. Ia melihat potensi penggunaan taman akan semakin besar setelah warga mengetahui suasana dan fasilitas yang tersedia pada malam hari.

"Untuk komunitas-komunitas yang ingin mengunjungi atau menggunakan taman-taman yang buka selama 24 dapat memboking secara online karena saya yakin orang yang sudah melihat malam hari di taman Lapangan Banteng ini akan banyak sekali yang datang," tutur Pramono.

Pramono juga mengaku terkejut dengan antusiasme masyarakat dan berbagai komunitas yang hadir dalam peresmian tersebut. Menurutnya, warga memberikan respons positif terhadap pembukaan taman yang bisa digunakan sepanjang hari.

Pengawasan di kawasan taman tetap dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Petugas keamanan, petugas kebersihan, serta CCTV disiapkan untuk memantau kondisi taman secara real time selama 24 jam.

"Di setiap taman seperti ini ada CCTV di mana saja, bahkan CCTV-nya bisa di-zoom jika ada perilaku yang tidak pantas sehingga demikian penggunaan taman ini betul-betul kita jaga," ujar Pramono.

Tips Sebelum Mengunjungi Taman di Malam Hari

Sebelum berkunjung, pastikan terlebih dahulu taman yang dituju memang dapat digunakan pada malam hari dan periksa ketentuan yang berlaku. Informasi terbaru dapat diperoleh melalui kanal resmi pengelola taman atau akun Instagram @temantaman.jakarta.

Transportasi umum seperti MRT dan Transjakarta dapat menjadi pilihan ketika taman ramai, terutama pada akhir pekan. Cara ini juga bisa membantu menghindari kemacetan dan kesulitan mencari tempat parkir.

Pengunjung sebaiknya mengecek prakiraan cuaca sebelum berangkat agar aktivitas di luar ruangan tetap nyaman. Membawa air minum sendiri juga disarankan untuk menjaga kebutuhan cairan selama berada di taman.

Datang bersama teman, pasangan, atau keluarga juga dapat membuat kegiatan malam terasa lebih nyaman. Meski taman dibuka selama 24 jam, pengunjung tetap perlu menjaga kebersihan, tidak membuat keributan, dan tidak merusak fasilitas umum.

Warga juga dapat menggunakan aplikasi JAKI untuk mengetahui jadwal dan rute transportasi umum sebelum berangkat. Dengan persiapan yang cukup, taman kota dapat menjadi pilihan sederhana untuk berolahraga, berkumpul, atau melepas penat di tengah kesibukan Jakarta.

(Angel Rinella)

(Arga Sumantri)