Ilustrasi. Foto: Unplash
Harga Minyak Melonjak, Brent Tembus USD90/Barel
Eko Nordiansyah • 20 July 2026 09:19
Houston: Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan awal Asia, Senin, 20 Juli 2026, di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak global.
Dikutip dari Investing, kontrak berjangka minyak Brent naik sekitar tiga persen ke USD90,75 per barel, level tertinggi dalam lebih dari lima pekan. Sementara itu, kontrak berjangka minyak West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,5 persen menjadi USD83,85 per barel.
Kenaikan harga dipicu meningkatnya konflik antara AS dan Iran setelah kedua negara dilaporkan kembali melancarkan serangan selama akhir pekan. Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), militer AS melanjutkan operasi terhadap sejumlah target di Iran pada Minggu malam.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Freepik)
Kekhawatiran pasokan meningkat
Ketegangan meningkat setelah serangan terhadap pangkalan militer AS di Yordania yang dilaporkan menewaskan sedikitnya dua personel militer AS dan melukai sejumlah lainnya.Di sisi lain, Iran disebut meningkatkan serangan terhadap sejumlah wilayah di kawasan Teluk. Perhatian pasar kini tertuju pada Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi rute utama pengiriman minyak dunia.
CENTCOM menyatakan operasi militer terbaru bertujuan melemahkan kemampuan Iran yang digunakan untuk menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.
Meningkatnya konflik memicu kekhawatiran terhadap terganggunya distribusi minyak dari kawasan Timur Tengah sehingga pelaku pasar kembali memasukkan premi risiko yang lebih tinggi ke dalam harga minyak.
Gangguan terhadap aktivitas pelayaran di Selat Hormuz juga meningkatkan kekhawatiran akan berkurangnya pasokan minyak global apabila konflik terus bereskalasi.