Gibran Ingatkan Gubernur Papua Tengah Tolak Rusun Jika Cacat Desain

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wakil Presiden.

Gibran Ingatkan Gubernur Papua Tengah Tolak Rusun Jika Cacat Desain

Fachri Audhia Hafiez • 21 April 2026 07:52

Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan instruksi tegas kepada Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa terkait pembangunan Rumah Susun (Rusun) ASN di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire. Wapres meminta pemerintah daerah untuk tidak ragu menolak hasil pembangunan jika ditemukan adanya cacat desain (defect design) saat proses serah terima.

"Pak, nanti kalau masih ada defect design-nya jangan diterima. Ini profesional, jangan diterima (kalau ada cacat desain). Desainnya sudah sesuai Pak? Desainnya sudah oke? Kan nanti yang menempati Pak Gubernur," kata Gibran kepada Gubernur Meki Nawipa saat meninjau Rusun ASN di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, dilansir Antara, Senin, 20 April 2026.
 


Meski memberikan apresiasi atas progres pembangunan yang sudah berjalan baik, Gibran menekankan pentingnya masa pemeliharaan hingga Juni 2027. Ia meminta seluruh kekurangan yang ditemukan segera diperbaiki secara menyeluruh sebelum bangunan tersebut resmi dihuni oleh para ASN. 

Menurutnya, ketelitian dalam memastikan kualitas konstruksi menjadi kunci agar bangunan dapat dimanfaatkan secara optimal dan aman dalam jangka panjang.

Dalam peninjauan tersebut, Kepala Balai Perumahan Provinsi Papua Tengah, Meda Kilian, memaparkan bahwa rusun ini terdiri dari dua menara dengan total 88 unit hunian. Setiap unit telah mengusung konsep full furnish yang dilengkapi perabot lengkap, mulai dari tempat tidur, lemari, hingga meja makan untuk kenyamanan penghuni.


Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Wakil Presiden.

"Untuk fasilitasnya, di lantai satu ada ruang pengelola, ada gudang, ada ruang panel, toilet umum, dan janitor. Untuk lantai dua sendiri, 16 kamar, dan lantai tiga ada 16 kamar," papar Meda di hadapan Gibran.

Selain kelengkapan fasilitas, aspek inklusivitas juga menjadi perhatian dalam pembangunan ini, di mana unit pada lantai satu diprioritaskan bagi penyandang disabilitas. Peninjauan rusun ini merupakan agenda penutup kunjungan kerja Wapres di Nabire sebelum bertolak menuju Timika untuk melanjutkan rangkaian agenda di Papua Tengah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)