Ilustrasi Pexels
El Nino Mengintai, BPBD Bantul Petakan Wilayah Rawan Kekeringan
Lukman Diah Sari • 15 April 2026 16:21
Bantul: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), memetakan wilayah rawan kekeringan. Upaya itu sebagai langkah antisipasi dampak fenomena El Nino Godzilla.
"Sebagai antisipasi dampak El Nino Godzilla pada musim kemarau 2026, kami sedang mendata titik-titik rawan mana yang nantinya ada potensi kekeringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Bantul Mujahid Amirudin di Bantul, Rabu, 15 April 2026, melansir Antara.
BPBD telah memiliki data wilayah rawan kekeringan tahun sebelumnya, namun perlu diperbarui, mengingat musim kemarau 2026 diprediksi lebih kering dibandingkan kondisi normal. Sambil melakukan pendataan, kata dia, BPBD Bantul juga mulai menyiagakan personel jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penyaluran air bersih ke wilayah terdampak kekeringan.
"Kami menyiagakan personel, peralatan, dan jadwal piket sebagai langkah antisipasi," ungkap dia.
.jpg)
Ilustrasi kekeringan. Foto MGN
Kendati demikian, kata dia, sejauh ini di wilayah Bantul belum ada laporan wilayah yang mengalami kekeringan atau kesulitan air bersih. Lantran pada April ini masih turun hujan, dan belum sepenuhnya memasuki musim kemarau.
"Karena ini masih akhir musim hujan, biasanya kekurangan air itu di bulan Mei-Juni. Tapi kami sudah melakukan persiapan, Juni nanti personel dan armada siap memantau titik titik rawan," jelas dia.
"Hari ini kita adakan kick off sarasehan mengantisipasi El Nino dengan mengundang perguruan tinggi, desa, kecamatan, dan semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk kita ajak bersama mempersiapkan dampak El Nino Godzilla," ujar dia.