Gempa M4,8 di Teluk Tomini Dampak Subduksi Lempeng Maluku

Wilayah Teluk Tomini, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik M5,1 yang kemudian dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,8. ANTARA/HO-BMKG

Gempa M4,8 di Teluk Tomini Dampak Subduksi Lempeng Maluku

Whisnu Mardiansyah • 30 January 2026 10:42

Manado: Gempa tektonik mengguncang wilayah Teluk Tomini, Sulawesi Tengah, pada Jumat pagi, 30 Januari 2026. Plh Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Weniza, menyatakan gempa tersebut disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku.

"Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Maluku," kata Weniza dalam keterangan tertulisnya dilansir dari Antara, Jumat, 30 Januari 2026.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust). Berdasarkan laporan masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Minahasa Tenggara dengan skala intensitas II-III MMI. Getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti getaran truk yang berlalu.
 


Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa. Hasil pemodelan BMKG juga menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

Gempa terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, pukul 08.15.29 WIB. Hasil analisis update BMKG mencatat magnitudo gempa sebesar M4,8, setelah sebelumnya semula dilaporkan M5,1.

Episenter gempa terletak pada koordinat 0,32° Lintang Selatan dan 124,65° Bujur Timur. Lokasi tepatnya di laut, sekitar 106 kilometer arah tenggara Bolaang Uki, Sulawesi Utara, pada kedalaman 29 kilometer.


Ilustrasi Medcom.id

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)