Ilustrasi. Foto: dok Istimewa.
PLN Dinilai Responsif Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan Sumatra
Husen Miftahudin • 24 May 2026 23:07
Jakarta: Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (PUSKEPI) Sofyano Zakaria menilai PLN proaktif dan responsif dalam menyampaikan perkembangan pemulihan kelistrikan yang sudah kembali normal di wilayah Sumatra yang sebelumnya terdampak.
"Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai penyebab gangguan dan proses pemulihan yang sedang berjalan. Saya melihat PLN cukup terbuka dalam menyampaikan perkembangan penanganan hingga pasokan listrik berangsur kembali normal," ujar Sofyano dalam keterangan tertulis, Minggu, 24 Mei 2026.
Menurut Sofyano, dalam situasi gangguan kelistrikan berskala besar, masyarakat tidak hanya membutuhkan percepatan pemulihan, tetapi juga informasi yang jelas mengenai penyebab gangguan dan tahapan normalisasi jaringan.
PLN sebelumnya menjelaskan gangguan terjadi pada transmisi 275 kV di wilayah Muara Bungo, Jambi, yang berdampak pada jaringan interkoneksi kelistrikan Sumatra.
| Baca juga: PLN Ungkap Penyebab Mati Listrik Massal di Sumatra |

(Petugas sedang memperbaiki jaringan listrik di salah satu lokasi gangguan suplai. Foto: Antara/HO-Humas PLN)
Proses normalisasi dilakukan bertahap
Sofyano bilang, pada jaringan kelistrikan berskala besar, sistem pengamanan akan bekerja otomatis ketika terjadi gangguan pada jalur utama guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap jaringan lainnya.
Karena itu, proses normalisasi pasokan listrik harus dilakukan secara bertahap untuk menjaga stabilitas jaringan dan keamanan sistem secara keseluruhan.
"Dalam sistem sebesar Sumatra, pemulihan memang harus dilakukan secara hati-hati agar jaringan kembali stabil sebelum seluruh pasokan listrik dinormalkan," papar dia.
Selain faktor teknis, Sofyano menilai kondisi cuaca dan gangguan alam juga menjadi tantangan dalam pengelolaan jaringan transmisi dan distribusi listrik nasional.
Menurut dia, penyampaian perkembangan pemulihan secara berkala penting agar masyarakat memahami kondisi di lapangan dan proses penanganan yang sedang berjalan.
"Yang terpenting saat ini adalah memastikan pasokan listrik kembali normal sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan baik," tutup Sofyano.