Emiten Ini Bongkar Peluang Bisnis Properti ke Generasi Muda

Ilustrasi. Foto: Magnific.

Emiten Ini Bongkar Peluang Bisnis Properti ke Generasi Muda

Ade Hapsari Lestarini • 21 May 2026 23:36

Jakarta: Industri properti tidak hanya membutuhkan kemampuan membangun proyek, tetapi juga pemimpin yang mampu membaca peluang, mengelola risiko, dan menjaga keberlanjutan bisnis. Perspektif inilah yang dibagikan PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kepada peserta Program Mini MBA Real Estate Center for Strategic and Leadership (CSEL) Universitas Indonesia.

Program CSEL Universitas Indonesia merupakan pelatihan terapan yang berorientasi pada kompetensi strategis dalam investasi dan pengembangan properti berbasis studi kasus aktual dan project visit langsung. Program ini membantu membangun keterampilan dan keahlian entrepreneurial di era digital, yang esensial dalam future work.

Lembaga ini didirikan pada 2020 dengan semangat memfasilitasi pemuda dan profesional dalam mengasah keterampilan untuk menunjang kesuksesan. Melalui kegiatan Sharing & Diskusi bertema "Entrepreneurship & Leadership dalam Industri Properti" yang berlangsung di Dave Apartment, Depok, DADA hadir memberikan pengalaman langsung mengenai dinamika industri properti dari sudut pandang praktisi dan perusahaan terbuka.

Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi mahasiswa dan profesional muda untuk memahami bagaimana tantangan industri properti dijalankan di dunia nyata, mulai dari pengembangan proyek, strategi bisnis, hingga kepemimpinan perusahaan.

Direktur DADA, Bayu Setiawan menekankan industri properti membutuhkan pemimpin yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menciptakan nilai jangka panjang. "Entrepreneurship di industri properti bukan hanya soal membangun aset, tetapi juga membangun kepercayaan, integritas, dan keberlanjutan bisnis," ujar Bayu Setiawan dalam keterangan tertulis, Kamis, 21 Mei 2026.


 

Adaptif terhadap tantangan ekonomi yang berkembang


Menurut dia, perkembangan pasar yang semakin dinamis menuntut perusahaan properti untuk lebih adaptif terhadap perubahan regulasi, perilaku konsumen, hingga tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Dalam sesi diskusi yang dipandu Koordinator Kurikulum Mini MBA Real Estate CSEL UI, Kresna Satya Prameswara, para peserta aktif membahas berbagai isu aktual industri properti. Mulai dari strategi pengembangan proyek, pengelolaan tim di perusahaan terbuka, hingga tantangan emiten properti dalam menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Program Mini MBA Real Estate CSEL UI, Fithor Muhammad, menilai keterlibatan DADA memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi peserta. Menurut dia, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai pola kepemimpinan dan pengambilan keputusan dalam industri properti modern.

"Kolaborasi dengan pelaku industri menjadi bagian penting untuk menciptakan SDM properti yang siap menghadapi tantangan bisnis ke depan," kata Fithor.

Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri dalam mencetak talenta properti yang memiliki kompetensi strategis, kepemimpinan visioner, dan pemahaman pasar yang kuat. Melalui kolaborasi tersebut, DADA menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia dan ekosistem industri real estat Indonesia yang lebih berkelanjutan.

Karena itu, lanjut Bayu, DADA selalu menghadirkan banyak inovasi disetiap proyek yang dikembangkan kepada konsumen, terutama bagi kalangan anak muda. Menurut dia, salah satu bentuk komitmen DADA dalam menghadirkan hunian solutif bagi generasi muda adalah dengan menyediakan rumah yang tidak hanya terjangkau secara harga, tetapi juga dirancang sesuai preferensi dan kebutuhan gaya hidup mereka.

"Ini merupakan komitmen dari DADA agar konsumen bisa memilih mana desain layout yang memang pas untuk mereka. Ini bisa dikatakan sebagai salah satu strategi kami dari sisi marketing and sales yang berbeda dengan developer-developer lainnya," kata Bayu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)