Tim Gabungan Evakuasi Pendaki yang Patah Kaki Usai Jatuh di Gunung Rinjani

Gunung Rinjani. Foto: Dok. The Seven Summit of Indonesia

Tim Gabungan Evakuasi Pendaki yang Patah Kaki Usai Jatuh di Gunung Rinjani

Lukman Diah Sari • 16 May 2026 16:26

Lombok Timur: Tim gabungan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) kembali melakukan evakuasi seorang pendaki asal Riau yang mengalami patah tulang kaki setelah terjatuh di kawasan Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, saat melakukan pendakian.

"Pendaki bernama Karimus itu harus dievakuasi akibat patah tulang kaki, setelah terjatuh di sekitar puncak Gunung Rinjani," kata Kapolsek Sembalun Polres Lombok Timur Iptu Lalu Subadri di Lombok Timur, NTB, Sabtu, 16 Mei 2026, melansir Antara.

Ia mengatakan korban dilaporkan terjatuh sedalam 7 meter dari tempatnya beristirahat pada Jumat, 15 Mei 2026. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami patah tulang kaki dan tidak dapat berjalan.

“Korban kedua jatuh saat hendak menuju puncak, posisinya sekitar 20–30 meter dari Pos Pelawangan," jelas dia.

Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap pendaki asal Jawa Barat yang meninggal dunia di kawasan Gunung Rinjani di Lombok Nusa Tenggara Barat, Jumat (15/5/2026). ANTARA/HO-Balai TNGR NTB.

Setelah mendapatkan informasi, tim gabungan dari TNGR, Polsek Sembalun, dan Edelweis Medical Help Center (EMHC) sudah bergerak naik untuk evakuasi. Ia mengatakan tim rescue masih berupaya mengevakuasi korban patah tulang dari kawasan Pelawangan Sembalun menuju fasilitas medis terdekat.

"Kami mengimbau kepada wisatawan yang melakukan pendakian untuk tetap berhati-hati, supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," pesan dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)