Wamentan Alim Siap Bantu Amran Perkuat Swasembada Pangan Lewat Riset Kampus

Wamentan Alim Setiawan Slamet seusai dilantik di Istana Negara. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.

Wamentan Alim Siap Bantu Amran Perkuat Swasembada Pangan Lewat Riset Kampus

Husen Miftahudin • 15 October 2026 16:34

Jakarta: Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Alim Setiawan Slamet menyatakan siap membantu Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memperkuat swasembada pangan melalui pemanfaatan hasil riset dan inovasi perguruan tinggi.
 
Alim menilai perguruan tinggi memiliki berbagai hasil penelitian dan inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung program strategis nasional di sektor pertanian. Selain swasembada pangan, ia juga menyoroti pentingnya hilirisasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah.
 
"Saya diharapkan bisa membantu Menteri Pertanian, Bapak Amran, terutama untuk mewujudkan program strategis nasional terkait dengan swasembada pangan dan juga hilirisasi produk-produk pertanian," ujar Alim usai dilantik sebagai Wamentan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
 
Ia berharap hasil riset dan inovasi dari perguruan tinggi tidak hanya berhenti pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat diterapkan untuk mendukung produktivitas dan pengembangan sektor pertanian.
 
"Karena saya berasal dari kalangan perguruan tinggi, tentu saya juga punya harapan agar hasil-hasil riset dan inovasi dari perguruan tinggi ini bisa diterapkan, bisa membantu untuk menyukseskan swasembada dan juga hilirisasi, terutama untuk meningkatkan nilai tambah," kata dia.
 


Industri Pertanian 'Pamer' Teknologi untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

(Ilustrasi pertanian. Foto: Pexels)

 

Soroti potensi inovasi perguruan tinggi

 
Alim menyebut inovasi yang dikembangkan perguruan tinggi mencakup berbagai bidang, mulai dari varietas unggul hingga pengembangan teknologi lainnya. Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi salah satu dukungan bagi Kementerian Pertanian dalam menjalankan agenda swasembada pangan.
 
"Inovasi di perguruan tinggi kan banyak sekali, mulai dari varietas unggul, kemudian berbagai inovasi lainnya. Nah, itulah mungkin nanti saya berharap saya bisa membantu Pak Mentan," ujar dia.
 
Latar belakang Alim sebagai akademisi diharapkan dapat mendukung upaya pemanfaatan hasil penelitian untuk menjawab kebutuhan sektor pertanian. Meski demikian, bentuk kontribusi dan penugasan khususnya di Kementerian Pertanian masih menunggu arahan Menteri Pertanian.
 
Sementara itu, Alim mengaku belum bertemu dan berkoordinasi langsung dengan Amran terkait pembagian tugas sebagai wakil menteri. Ia mengatakan, masih menunggu arahan dari Menteri Pertanian.
 
"Belum, saya masih menunggu arahan dari beliau, belum bertemu. Karena baru tadi pagi juga dihubungi dari Pak Seskab, masih di kampus," kata Alim.

(Husen Miftahudin)