Antisipasi Banjir Jakarta, Proyek Normalisasi Sungai Dikebut

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Enrich

Antisipasi Banjir Jakarta, Proyek Normalisasi Sungai Dikebut

Gabriella Thesa Widiari • 5 November 2026 15:17

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan percepatan proyek normalisasi sungai di seluruh wilayah Ibu Kota mulai Desember mendatang. Langkah antisipasi ini diambil guna menghadapi potensi curah hujan tinggi yang diprakirakan terjadi pada awal 2027.

“Akan kita kebut, mudah-mudahan begitu bulan Januari mulai curah hujan tinggi dan kemudian Februari puncaknya,” kata Pramono usai rapat Forkopimda di Balai Kota, Jakarta Pusat, dilansir dari Antara, Kamis, 5 November 2026.

Pramono menjelaskan penanganan alur sungai tersebut mencakup sejumlah titik krusial di Jakarta. Proyek ini memprioritaskan pengerjaan fisik di aliran Kali Ciliwung, Kali Angke, Kali Krukut, serta Kali Cakung Lama.

Langkah mitigasi serentak ini disusun merujuk pada data analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Diprediksi puncak curah hujan di wilayah Jakarta akan berlangsung pada Februari 2027.

Pemprov DKI mengumpulkan seluruh jajaran pemangku kepentingan untuk memantapkan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan. Pertemuan lintas instansi ini dirancang untuk memperkuat sinergi serta koordinasi teknis di lapangan.


Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Enrich.

Pramono mengapresiasi keterbukaan serta komitmen dukungan penuh yang ditunjukkan oleh seluruh jajaran anggota Forkopimda. Sinergitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan infrastruktur Jakarta dalam meminimalkan dampak genangan.

Untuk memastikan kelancaran pengerjaan fisik di lapangan, Pemprov DKI juga menggandeng aparat penegak hukum. Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dipastikan memberi pendampingan hukum selama proses normalisasi sungai berlangsung.

(Gabriella Thesa Widiari)