Pramono Pastikan Keterlibatan dalam Pengamanan Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: MI/Mohamad Farhan Zhuhri.

Pramono Pastikan Keterlibatan dalam Pengamanan Jakarta

Mohamad Farhan Zhuhri • 5 November 2026 13:04

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons isu peningkatan status kewaspadaan keamanan di Ibu Kota menyusul pengerahan puluhan ribu prajurit TNI AL. Pramono mengatakan belum ada koordinasi terkait penetapan status tersebut. 

“Karena apa pun sebagai Gubernur, kalau ada siaga satu pasti saya dikoordinasikan,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 5 November 2026. 

Ia juga memastikan aktivitas pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih berjalan normal. Tidak ada situasi khusus yang mengindikasikan peningkatan status keamanan di Ibu Kota.

“Sampai hari ini enggak ada, kita juga rapat baik-baik saja. Jadi saya tidak mendengar itu,” ucap Pramono. 

Sebelumnya, dikerahkan 20.980 personel TNI AL untuk memperkuat pengamanan wilayah DKI Jakarta. Pengerahan tersebut mengacu pada Surat Telegram Panglima TNI Nomor STR/96/2026 tertanggal 2 November 2026.

Pengerahan pasukan dibagi dalam empat tahap dengan melibatkan personel dari satuan TNI AL, baik yang bertugas di Jakarta maupun dari luar daerah. Dari total tersebut, sebanyak 2.100 personel berasal dari satuan yang sudah berada di Jakarta.


Ilustrasi Kota Jakarta. Foto: dok. MI. 

Sementara itu, 5.740 personel didatangkan dari luar daerah. Adapun 13.140 personel lainnya disiagakan di markas masing-masing untuk menunggu perintah pergerakan.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menjelaskan pengerahan personel dalam jumlah besar merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara dan kesiapsiagaan TNI dalam menghadapi perkembangan situasi. 

(Gabriella Thesa Widiari)