Asap hitam akibat serangan rudal yang jatuh ke wilayah Arab Saudi. Foto: Anadolu
Empat Orang Terluka, 15 Rumah Rusak Akibat Serpihan Rudal Dicegat di Arab Saudi
Fajar Nugraha • 14 October 2026 08:14
Riyadh: Koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan pencegatan rudal lainnya di Al-Kharj, sementara serangan terhadap gedung Aramco menyebabkan kebakaran kecil di Dhahran.
“Empat orang terluka dan 15 rumah mengalami kerusakan ringan setelah serpihan dari dua rudal jelajah yang dicegat jatuh di Riyadh, ibu kota Arab Saudi,” demikian disampaikan pihak Pertahanan Sipil Saudi pada Rabu, 14 Oktober 2026 dini hari waktu setempat, seperti dikutip dari Anadolu.
Badan tersebut mengatakan prosedur darurat telah dijalankan menyusul insiden itu.
Dalam pengumuman terpisah, juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Maliki mengatakan, pasukan koalisi telah mencegat dan menghancurkan satu rudal jelajah lainnya di Al-Kharj, sebelah tenggara Riyadh.
Sementara itu, Kementerian Energi Saudi menyatakan bahwa sebuah gedung administrasi milik Saudi Aramco di kota Dhahran, wilayah timur, menjadi sasaran serangan pada Selasa malam, yang memicu kebakaran kecil.
Kementerian tersebut menyebutkan bahwa tim darurat telah merespons insiden itu dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan, serta mengonfirmasi bahwa tidak ada laporan mengenai korban luka maupun jiwa.
Sebelumnya pada hari Selasa, koalisi pimpinan Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan enam rudal serta pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan oleh kelompok Houthi ke arah kerajaan tersebut.
Al-Maliki mengatakan pasukan telah mencegat rudal yang mengarah ke Haradh dan Dhahran, sementara koalisi melaporkan adanya serpihan yang jatuh di kawasan permukiman di Dhahran.
Koalisi juga melaporkan pencegatan rudal jelajah dan pesawat nirawak di wilayah Riyadh serta wilayah selatan Arab Saudi.