Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani usai acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang digelar Metro TV, Kamis, 8 Oktober 2026.
Bulog Pastikan Kualitas Beras Bantuan Pangan Sesuai Standar
Whisnu Mardiansyah • 8 October 2026 13:53
Jakarta: Perum Bulog memastikan kualitas beras yang disiapkan untuk berbagai program pemerintah, termasuk program bantuan pangan nasional, memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Beras yang disiapkan untuk program tersebut merupakan beras medium dengan spesifikasi mutu tertentu.
“Kualitasnya beras medium. Beras medium itu, beras pecahan 25%, kemudian kadar airnya 14%, dan menirnya 1%,” ujar Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani usai acara 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang digelar Metro TV, Kamis, 8 Oktober 2026.
Selain memastikan mutu, Bulog menyatakan persediaan beras nasional masih mencukupi untuk mendukung berbagai kebutuhan program pemerintah. Stok tersebut juga disiapkan untuk menghadapi rencana penyaluran tambahan bantuan pangan berupa beras 10 kilogram selama tiga bulan.
Rizal mengatakan jumlah stok di gudang Bulog saat ini mencapai 4,5 juta ton. Sementara kebutuhan untuk 33,2 juta penerima manfaat selama tiga bulan diperkirakan kurang dari 1 juta ton.
“Stok kami di BULOG, ini sekarang ada 4,5 juta ton. Nah, untuk kebutuhan 33,2 juta penerima manfaat untuk selama 3 bulan, itu masih di bawah 1 juta ton. Jadi, kalaupun nanti harus diserahkan yang 3 bulan tersebut, itu stok kami masih ada 3 juta ton lebih,” jelasnya.
Dari sisi operasional, Bulog menunggu administrasi anggaran dari Kementerian Keuangan serta surat perintah penyaluran dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran. (Dok. Metro TV)
Rizal menegaskan kesiapan logistik telah dilakukan, termasuk pengemasan beras ke dalam kemasan. Total beras yang telah dipersiapkan untuk program tersebut mencapai 996.000 ton.
“Kalau sekarang sudah kami packaging, sudah kami masukkan ke karung-karung kemasan-kemasan berasnya, dan siap untuk disalurkan totalnya adalah 996.000 ton,” kata Riza. (Selsha Septifanie Gunawan)