Pesawat sedang parkir Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan. (ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)
Imbas Kabut Asap, 30 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terdampak
Lukman Diah Sari • 8 October 2026 20:19
Palembang: Bencana kabut asap yang melanda wilayah Sumatra Selatan menyebabkan jarak pandang berada di bawah standar minimal penerbangan. Akibatnya, sebanyak 30 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dilaporkan terdampak pada Kamis, 8 Oktober 2026.
General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, membenarkan bahwa kondisi cuaca tersebut memaksa pihaknya melakukan penyesuaian operasional secara menyeluruh demi memastikan keselamatan penumpang dan kru pesawat."Penundaan keberangkatan yang disebabkan oleh terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat," kata Ahmad di Palembang, Kamis.
Berdasarkan pembaruan data operasional bandara hingga pukul 15.00 WIB, tercatat ada 17 jadwal keberangkatan dan 13 jadwal kedatangan yang terganggu akibat visibilitas di bawah batas minimal.
Daftar Penerbangan Terdampak
Adapun 17 penerbangan keberangkatan yang terdampak didominasi oleh rute Palembang-Jakarta, yakni Indonesia AirAsia IU921, IU923, dan IU879; Garuda Indonesia GA101, GA107, GA1091, GA109, dan GA113; Citilink QG987, QG981, dan QG985; Batik Air ID6871; serta Pelita Air IP313. Rute keberangkatan lain yang turut terimbas adalah Palembang-Pangkalpinang (IU302), Palembang-Medan (IU964), Palembang-Kuala Lumpur (AK461), dan Palembang-Yogyakarta (IU935).Sementara itu, 13 penerbangan kedatangan yang terdampak meliputi rute Jakarta-Palembang (GA102, QG9962, QG980, IU922, QG984, GA104, IU878, ID6870, dan GA108). Penerbangan kedatangan lainnya yang terganggu adalah rute Yogyakarta-Palembang (IU933), Jeddah-Palembang (GA955), Kuala Lumpur-Palembang (AK462), serta Medan-Palembang (IU965).
Kondisi kabut asap pekat ini memaksa sejumlah penerbangan kedatangan melakukan pengalihan pendaratan (divert) hingga memutuskan kembali ke bandara asal atau return to base (RTB).
.jpg)
Foto udara kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Distrik Taroi, Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat. ANTARA/HO-Istimewa Valen
Pesawat Indonesia AirAsia IU933 dari Yogyakarta, Citilink QG980 dari Jakarta, dan Garuda Indonesia GA955 dari Jeddah tercatat harus dialihkan pendaratannya. Di sisi lain, penerbangan Garuda Indonesia GA102, Citilink QG9962, dan Indonesia AirAsia IU922 dari Jakarta, serta AirAsia AK462 dari Kuala Lumpur terpaksa melakukan manuver RTB.
Ahmad memastikan bahwa otoritas bandara terus memantau perkembangan jarak pandang dan pergerakan kabut asap secara real-time untuk mendukung kelancaran operasional. Penyesuaian jadwal penerbangan akan terus diberlakukan hingga kondisi visibilitas kembali memenuhi standar keselamatan penerbangan internasional, sehingga seluruh pesawat dapat lepas landas maupun mendarat dengan aman.