Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono meninjau pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Jember, Jawa Timur. (dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan)
Menteri Trenggono Pantau Proyek KNMP di Jember, Targetkan Nelayan Naik Kelas
Patrick Pinaria • 31 October 2026 14:03
Jember: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meninjau langsung progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat, 30 Oktober 2026. Peninjauan dilakukan di tiga kawasan untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target dan fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi nelayan.
Tiga kawasan yang menjadi lokasi peninjauan meliputi KNMP Paseban di Kecamatan Kencong, KNMP Pugerkulon di Kecamatan Puger, serta KNMP Sumberejo di Kecamatan Ambulu. Ketiga proyek tersebut masuk dalam program pembangunan KNMP Tahap III Tahun 2026, dengan fasilitas yang disesuaikan berdasarkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing kawasan pesisir.
Dalam kesempatan itu, Trenggono menekankan keberhasilan pembangunan KNMP tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat nelayan, menunjang produktivitas perikanan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pekerja menyelesaikan pembangunan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Jember, Jawa Timur. (dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan)
"Saya ingin tahu persis apakah program yang kita siapkan, pembangunan kampung nelayan yang diberi nama Merah Putih, betul-betul tepat sasaran," ujar Menteri Trenggono.
Untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan, Trenggono menyebut aspirasi dan masukan nelayan menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan pemerintah. Dukungan yang diberikan pun tidak terbatas pada sarana penangkapan ikan, tetapi juga mencakup kebutuhan operasional nelayan yang akan dipenuhi secara bertahap.
Pemerintah juga ingin memastikan keberadaan KNMP dapat membuka peluang bagi nelayan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan taraf hidup mereka. Dengan dukungan fasilitas serta kebutuhan operasional yang memadai, nelayan diharapkan dapat meningkatkan skala usahanya.
"Kita sedang berpikir bagaimana merealisasikan supaya para nelayan ini betul-betul nanti naik kelas. Nelayan kita perbaiki, mereka melaut, kita akan dukung semua kepentingan kebutuhannya secara bertahap," katanya.
Selain itu, Trenggono meminta kepala desa dan seluruh pihak terkait turut mendukung pembangunan KNMP. Keterlibatan berbagai pihak dinilai diperlukan agar pembangunan dan pemanfaatan fasilitas yang disediakan dapat berjalan optimal.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono menyapa dan berjabat tangan dengan nelayan saat meninjau kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di Jember. (dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan)
Dukungan terhadap pembangunan KNMP juga disampaikan Muhammad, salah seorang nelayan di kawasan tersebut. Ia menyambut baik program tersebut dan berharap fasilitas yang dibangun dapat mempermudah nelayan memperoleh es serta perlengkapan untuk menunjang kegiatan penangkapan ikan.
Menurut Muhammad, keberadaan bengkel kapal, cold storage, dan fasilitas penyediaan es merupakan kebutuhan penting bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Fasilitas tersebut, khususnya es dan cold storage, diharapkan dapat membantu menjaga kualitas ikan hasil tangkapan.
Selama ini, nelayan masih menghadapi kendala untuk memperoleh es yang dibutuhkan dalam kegiatan perikanan. Mereka harus menempuh perjalanan sekitar 2-3 kilometer untuk mendapatkan pasokan es.
"Dengan adanya KNMP ini, masyarakat lebih mudah mendapatkan apa yang kita butuhkan, seperti es dan alat-alat nelayan," katanya.