Polda Metro Analisis Bukti Digital Kecelakaan Kereta Bekasi

Wadireskrimum I Dewa Putu Gede Anom Danujaya. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin.

Polda Metro Analisis Bukti Digital Kecelakaan Kereta Bekasi

Metro TV • 29 September 2026 15:03

Jakarta: Polda Metro Jaya menganalisis sejumlah bukti untuk mengungkap kecelakaan yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin, 27 April 2026. Bukti yang diperiksa antara lain rekaman CCTV, data logger, serta komunikasi antarpusat kendali perjalanan kereta dan masinis.

Pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation. Polisi memeriksa 54 saksi untuk mengurai rangkaian peristiwa sebelum hingga setelah kecelakaan.

“Penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 54 orang saksi, kemudian melakukan analisis terhadap CCTV, data logger, serta komunikasi antara PKP dengan masinis,” ujar Wadireskrimum I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, dalam konferensi pers, Selasa, 29 September 2026.

Dari analisis data logger, polisi menemukan tindakan emergency brake atau pengereman darurat dilakukan masinis KA Argo Bromo Anggrek pada pukul 20.51.54 WIB. Saat pengereman dilakukan, posisi kereta berjarak sekitar 263 meter dari titik tabrakan dengan KRL 5568.

“Pada saat dilakukan emergency brake, posisi kereta kurang lebih 263 meter dari titik tabrakan dengan KRL 5568,” kata Anom.

Anom menambahkan untuk memperkuat analisis, penyidik melibatkan ahli dari sejumlah bidang. Mulai dari perkeretaapian, lokomotif, persinyalan, telekomunikasi, hingga sarana dan prasarana perkeretaapian.

“Selain pemeriksaan saksi, kami juga melibatkan beberapa ahli, di antaranya ahli perkeretaapian, ahli lokomotif, ahli persinyalan, ahli telekomunikasi, serta ahli sarana dan prasarana perkeretaapian,” ujar Anom.


Ilustrasi perlintasan kereta api. Foto: Antara.

Hasil pemeriksaan saksi, bukti digital, data teknis, dan keterangan ahli masih dianalisis penyidik untuk mengungkap rangkaian kecelakaan secara menyeluruh.

(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)

(Gabriella Thesa Widiari)