Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei. (Anadolu Agency)
Iran Kecam Kunjungan Netanyahu ke UEA, Soroti Ancaman Regional
Muhammad Reyhansyah • 30 September 2026 09:46
Teheran: Iran mengecam kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Uni Emirat Arab (UEA) dan memperingatkan potensi ancaman terhadap stabilitas kawasan akibat kehadiran Israel di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya, Selasa, 29 September 2026,Kementerian Luar Negeri Iran menyebut kunjungan Netanyahu berlangsung pada “waktu yang sensitif," di tengah serangan Israel terhadap Iran serta konflik di Palestina dan Lebanon.
“Kehadiran Israel di kawasan menciptakan situasi berbahaya,” kata kementerian tersebut, dikutip dari Anadolu.
Iran juga meminta negara-negara di kawasan tetap waspada terhadap ancaman terhadap perdamaian dan keamanan bersama.
Teheran turut menyerukan agar negara-negara kawasan tidak membiarkan wilayah mereka digunakan untuk tindakan yang dapat mengganggu stabilitas regional.
Media Israel sebelumnya melaporkan Netanyahu menggelar pertemuan yang diperluas selama kunjungannya ke UEA pada 27 September.
Menurut laporan tersebut, yang mengutip sumber Emirat anonim, perwakilan dari Amerika Serikat, Arab Saudi, Maroko, Kuwait, Bahrain, Libya, Oman, dan Mesir turut bergabung dalam pertemuan bersama pejabat Israel dan UEA.
Baca juga: Pertemuan Netanyahu dan Presiden UEA Dikabarkan Dihadiri Perwakilan 10 Negara