Ilustrasi. Foto: Freepik.
Morgan Stanley Turunkan Peringkat Saham Indonesia Jadi Underweight
Ade Hapsari Lestarini • 12 June 2024 10:00
Jakarta: Morgan Stanley melaporkan kebijakan fiskal Indonesia dan penguatan dolar AS menimbulkan risiko terhadap investasi saham. Dalam catatannya, Morgan Stanley pun menurunkan rekomendasi mereka.
"Kami melihat ketidakpastian jangka pendek mengenai arah kebijakan fiskal di masa depan serta beberapa kelemahan di pasar Valas di tengah masih tingginya suku bunga AS dan prospek dolar AS yang kuat," tulis ahli strategi Morgan Stanley, Daniel Blake dalam catatannya, dilansir Yahoo Finance, mengutip Bloomberg.
| Baca juga: Rupiah Melemah 0,09% ke Rp16.297/USD |
Peringkat jadi underweight
Morgan Stanley menurunkan peringkat ekuitas negara tersebut menjadi underweight dalam alokasi perusahaan di pasar Asia dan negara berkembang.
Janji kampanye Presiden terpilih Indonesia Prabowo Subianto - seperti usulan pemerintah menyediakan makan siang dan susu gratis untuk pelajar - dapat menimbulkan "beban fiskal yang besar". Sementara prospek pendapatan Indonesia juga memburuk, tulis mereka.
Perubahan sikap Morgan Stanley terjadi ketika dolar mulai menunjukkan tren yang lebih tinggi menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve pada Rabu dan keputusan Bank Indonesia pada minggu depan.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com