Lahan di area timbunan sampah di TPA Cikundul di Kota Sukabumi terbakar, Sabtu (26/9) malam. (DOK/BPBD KOTA SUKABUMI)
Lahan di TPA Cikundul Sukabumi Terbakar
Benny Bastiandi • 27 September 2026 14:50
Sukabumi: Kebakaran lahan melanda area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul yang berlokasi di Kampung Saluyu, Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa ini mulai terjadi pada Sabtu malam, 26 September 2026, dan diduga kuat dipicu oleh kelalaian manusia (human error).
Berdasarkan informasi di lapangan, kobaran api disertai kepulan asap tebal mulai terlihat sekitar pukul 18.00 WIB. Titik sumber api terdeteksi berada tepat di area timbunan sampah yang berbatasan dengan lahan TPA.
"Laporan yang kami terima, terjadi kebakaran di TPA Cikundul," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Yoseph Sabarrudin, Minggu, 27 September 2026.
Baca Juga :
"Informasi sementara yang kami himpun dari masyarakat, di lokasi ada aktivitas pembakaran sampah yang kemudian ditinggalkan tanpa memastikan api benar-benar padam. Tapi untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penelusuran atau asesmen pihak terkait," jelas dia.

Lahan di area timbunan sampah di TPA Cikundul di Kota Sukabumi terbakar, Sabtu (26/9) malam. (DOK/BPBD KOTA SUKABUMI)
Dia menerangkan cuaca panas dan kondisi vegetasi (pepohonan) yang mengering turut mempercepat penyebaran api. Tim gabungan BPBD dan Damkar sempat berhasil memadamkan kobaran api pada Sabtu malam, sekitar pukul 23.40 WIB.
Meski sempat dipadamkan, titik api dilaporkan kembali muncul dari balik timbunan sampah TPA Cikundul pada Minggu, 27 September 2026. Kondisi ini diduga kuat dipicu oleh tiupan angin kencang yang menyulut kembali sisa-sisa bara api di bawah tumpukan material.
Merespons hal tersebut, petugas gabungan yang masih bersiaga di lokasi sejak Sabtu malam langsung bergerak cepat melakukan penanganan. Hingga saat ini, upaya pemadaman dan pendinginan (cooling) lanjutan masih terus berlangsung guna mencegah api kembali meluas.