Ilustrasi. Foto: Freepik.
Transaksi Kripto Tembus Rp171 Triliun, Industri Rajin Pecut Literasi
Husen Miftahudin • 30 September 2026 08:45
Jakarta: Aktivitas perdagangan aset kripto di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi perdagangan aset kripto mencapai Rp171,12 triliun sepanjang Januari hingga Juli 2026.
Pada periode yang sama, jumlah akun konsumen aset kripto tercatat mencapai 22,93 juta. Pertumbuhan tersebut mencerminkan semakin luasnya partisipasi masyarakat dalam ekosistem aset kripto.
Seiring perkembangan tersebut, aspek literasi, keamanan, tata kelola, dan perlindungan konsumen menjadi bagian penting dalam pengembangan industri aset kripto secara berkelanjutan.
Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan perkembangan industri kripto perlu diikuti dengan peningkatan pemahaman masyarakat. Menurut dia, kualitas layanan dan pengalaman pengguna juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan terhadap platform aset kripto.
"Pertumbuhan industri kripto perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan kualitas layanan. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan platform yang semakin mudah diakses, aman, transparan, dan mendukung masyarakat untuk memahami aset kripto secara lebih bijak," ujar Aloysia dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 30 September 2026.
Aloysia menjelaskan, Indodax menjalankan program edukasi melalui Indodax Academy. Program tersebut mencakup materi pembelajaran, kelas, dan konten digital, serta kolaborasi dengan komunitas dan institusi. Materi edukasi tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat memahami aset kripto dan teknologi blockchain.
Baca Juga :
Bitcoin Naik 0,3% ke Level USD83.453

(Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian saat menerima penghargaan Disway Awards 2026 – Trusted & Popular Brand 2026. Foto: dok Indodax)
Perkuat keamanan dan inovasi
Upaya tersebut berjalan bersamaan dengan capaian Indodax di industri aset kripto, dimana PT Indodax Nasional Indonesia meraih Disway Awards 2026 – Trusted & Popular Brand 2026 untuk kategori Crypto Exchange. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan riset dan survei publik yang diselenggarakan Disway National Network bersama Infovesta Utama.
Indodax menyebut telah melayani lebih dari 10 juta member. Jumlah tersebut menjadi bagian dari total akun konsumen aset kripto di Indonesia yang mencapai 22,93 juta per Juli 2026. Aloysia mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memperkuat keamanan, inovasi, dan edukasi.
"Penghargaan ini menjadi hal yang berarti bagi kami karena datang dari penilaian publik. Kepercayaan bukan hanya tentang seberapa luas sebuah brand dikenal, tetapi juga bagaimana kami terus menjaga kualitas layanan, keamanan, serta menghadirkan edukasi yang relevan bagi masyarakat," jelas dia.
Sepanjang 2026, Indodax juga menerima sejumlah penghargaan dari berbagai institusi. Pada April, Indodax meraih dua penghargaan dalam Most Trusted Financial Brand Awards 2026 yang diselenggarakan InvestorTrust. Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Platform Pedagang Kripto dan Produk Digital Asset Custodians.
Pada Juni, Indodax memperoleh dua penghargaan dalam Anugerah Ksatria CFX 2026, yakni Arjuna Awards – Komitmen Literasi & Edukasi serta Bima Awards – Pencapaian Tertinggi dalam Menumbuhkan Pasar Aset Kripto.
Aloysia mengatakan berbagai apresiasi tersebut menjadi momentum bagi Indodax untuk mempertahankan kualitas layanan sekaligus menyesuaikannya dengan perkembangan kebutuhan pengguna dan industri.
"Kami berharap apresiasi dan kepercayaan ini dapat terus berlanjut. Ke depan, kami akan terus memperkuat edukasi, inovasi, keamanan, dan tata kelola agar dapat memberikan layanan yang relevan bagi perkembangan ekosistem kripto nasional," tutup Aloysia.