Ekspansi Bisnis, PT JIEP Bangun Gudang Modern untuk Kebutuhan Logistik

Fasilitas pergudangan modern di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Foto: Dok JIEP

Ekspansi Bisnis, PT JIEP Bangun Gudang Modern untuk Kebutuhan Logistik

Eko Nordiansyah • 1 October 2026 09:55

Jakarta: PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP melakukan ekspansi fasilitas pergudangan modern di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur. Langkah strategis ini dilakukan untuk menghadirkan solusi logistik yang andal guna mendukung efisiensi operasional dan kelancaran bisnis di wilayah Jakarta.

Langkah ekspansi dilakukan melalui pembangunan fasilitas baru serta revitalisasi pergudangan eksisting guna menjawab melonjaknya kebutuhan pasar akan gudang logistik yang strategis, modern, dan berspesifikasi tinggi sesuai standar pelaku usaha.

Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi, menyampaikan, dinamika pasar merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk terus berinovasi. Tingginya kebutuhan fasilitas pergudangan menunjukkan bahwa sektor logistik memegang peranan krusial dalam menopang aktivitas perekonomian di Jakarta.

“JIEP menangkap kondisi ini sebagai peluang emas untuk menghadirkan pergudangan yang tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga relevan dengan karakteristik serta kebutuhan spesifik para pelaku usaha saat ini,” ujar Dharma dalam keterangan tertulis, Kamis, 1 Oktober 2026.

Permintaan terhadap fasilitas pergudangan di kawasan Jabodetabek terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan laporan Colliers Quarterly Property Market Report Q1 2026, tingkat hunian (occupancy rate) pasar logistik Greater Jakarta mencapai 95,8 persen pada kuartal I-2026.

Tingginya angka ini didorong oleh terbatasnya pasokan baru di tengah konsistensi permintaan dari pelbagai sektor, mulai dari penyedia jasa logistik pihak ketiga (3PL), e-commerce, FMCG, elektronik, farmasi, kendaraan listrik (EV), hingga industri energi terbarukan.


(Ilustrasi kawasan industri Pulogadung. Foto: Dok PT JIEP)

Tingkat okupansi tinggi dan capaian komersialisasi

Sejak 2025, PT JIEP secara bertahap telah merevitalisasi dan mengoperasikan lini pergudangan modern seri Nawasena dan Arjuna diantaranya : Nawasena I, Nawasena II, Nawasena III.a, Nawasena III.b, dan Arjuna 1 dengan kisaran luasan 432 m2 hingga 1.550 m2 dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung seperti air PDAM, area loading dock, pos security, lahan parkir, CCTV, hydrant, automatic rolling door, dan area office.

“Antusiasme pasar berlanjut hingga tahun ini melalui kemajuan proyek-proyek terbaru. PT JIEP melangkah ke tahap berikutnya dengan memasarkan gudang yang telah direvitalisasi dan sesuai dengan permintaan spesifikasi calon penyewa Nawasena IV, Nawasena V, dan Arjuna 2,” kata dia.

Pengembangan gudang modern Nawasena dan Arjuna merupakan bagian dari strategi berkelanjutan JIEP dalam mengoptimalkan asetnya secara bertahap. Sepanjang 2026, JIEP telah merealisasikan penyerapan Capital Expenditure (capex) untuk pembangunan Nawasena 2 (BPSP E1–E6), Nawasena 3 (BPSP N1–N4), dan Arjuna 1 (BPSP D3–D4).

Melanjutkan tren positif tersebut, penyerapan capex 2026 difokuskan pada penguatan infrastruktur pergudangan yang kini dalam proses pengerjaan, meliputi renovasi Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) Tipe D Blok M1–M4 dan Blok O1–O4, renovasi BPSP Tipe B Blok B1–B4 (termasuk B3–B4 yang disiapkan sebagai Arjuna, dan pembangunan unit-unit lanjutan, mencakup BPSP Tipe B Blok D1–D2 (Arjuna 4), Blok B5–B6 (Arjuna 5), serta Blok C3–C4 (Arjuna 6).

Keberhasilan ekspansi ini didukung oleh nilai strategis Kawasan Industri Pulogadung di Jakarta Timur. Berada di simpul konektivitas utama, lokasi ini memberikan akses mudah menuju pusat-pusat bisnis dan jaringan transportasi utama Jabodetabek, sehingga sangat ideal untuk menunjang efisiensi aktivitas penyimpanan hingga distribusi barang.

“Seluruh rangkaian pengembangan ini bermuara pada konsep Sustainable Warehouse Transformation yang diusung oleh PT JIEP. Konsep ini mengintegrasikan modern warehouse management dengan sistem clustering, mentransformasi BPSP menjadi smart warehouse, serta memperluas ekosistem layanan logistik yang berkelanjutan bagi para mitra industri,” ujar dia.

(Eko Nordiansyah)