Meet Nite Live bersama para pemain film 'Bapak Paling Jujur'. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV
Meet Nite Live Gali Proses Kreatif Film 'Bapak Paling Jujur'
Muhamad Marup • 10 October 2026 23:39
Jakarta: Meet Nite Live Metro TV menggali proses kreatif film 'Bapak Paling Jujur'. Film tersebut menyoroti pentingnya kejujuran dalam setiap aspek kehidupan, termasuk panggung politik.
Pemeran utama film 'Bapak Paling Jujur', Andovi da Lopez, mengungkapkan proses kreatif film komedi yang mengangkat isu politik tersebut. Ia menyebut, film tersebut merupakan adaptasi dari film 'O Candidato Honesto' (2014).
"Film ini diadaptasi dari film 'O Candidato Honesto' sebuah film dari Brasil tahun 2014," ujar Andovi, dalam program Meet Nite Live Metro TV, Jumat, 9 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, premis kedua film tersebut sama. Perbedaan ada pada tokoh yang diperankan di mana film O Candidato Honesto menggunakan tokoh Calon Presiden dan ketika diadaptasi menjadi 'Bapak Paling Jujur' tokoh tersebut berganti menjadi Calon Gubernur.
"Di tengah masa kampanye menjadi Gubernur Jakarta tiba-tiba saya dikutuk oleh nenek saya sehingga saya tidak bisa bohong makanya 'Bapak Paling Jujur'," jelasnya.
Andovi mengungkapkan, ia menikmati suasana selama proses syuting. Padahal, ia dan beberapa pemain lain baru mengenal secara intens ketika proses syuting.
"Selama proses syuting menyenangkan. Baru kenalan proper di film-film ini langsung klop," katanya.
Ia mengakui, peran pejabat seperti di film 'Bapak Paling Jujur' merupakan peran impiannya. Sebelum itu, ia juga sering memerankan peran pejabat baik legislatif maupun eksekutif.
"Saya senang sekali ambil peran ini. Apalagi ketika dikutuk tidak bisa bohong, itu something yang unik dan menarik," ucapnya.
Identik 'Pinggir Jurang'
.jpg)
Para pemain Film 'Bapak Paling Jujur' dalam program Meet Nite Live. Foto: Tangkapan layar Youtube Metro TV
Film 'Bapak Paling Jujur' mengemas isu politik dengan komedi sehingga identik dengan istilah 'pinggir jurang' atau 'nyebur jurang'. Pemain sekaligus konsultan komedi film 'Bapak Paling Jujur', David Nurbianto, filmnya justru menghadirkan kejujuran yang seharusnya menjadi sikap setiap orang.
Ia menekankan, kejujuran seharusnya menjadi hal dasar yang dipelajari dan dibiasakan sejak kecil. Jika kemudian filmnya menyoroti hal tersebut, maka ada kekeliruan terkait makna kejujuran.
"Ketika kita ngomong soal kejujuran, tapi banyak orang yang 'ih berani banget' jangan-jangan sudah puluhan tahun kita hidup dalam kebohongan," jelasnya.
David juga mengungkapkan, komedi-komedi dalam film 'Bapak Paling Jujur' sudah disesuaikan agar tetap aman. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Level ketersinggungan orang beda-beda, kita kan seniman, kita hanya membuat karya. Persepsi, asumsi, dan segala macam kita kembalikan ke penonton," katanya.
Karakter Gen Z
Pemain 'Bapak Paling Jujur' Benidictus Siregar, menilai kejujuran sesuai dengan karakteristik gen Z. Ketika tim 'Bapak Paling Jujur' menggelar nonton bareng (nobar) banyak gen Z yang merasa terwakili."Gen Z terkenal ceplas-ceplos, kalau dia gak mau, gak mau," ujar Beni.
Ia menyebut dalam film juga menceritakan soal gen Z yang sudah tidak sanggup lagi hidup di tengah kebohongan. Menurutnya, dalam konteks luar film pemikiran-pemikiran gen Z sangat diperlukan, terutama aspek kejujuran dalam bernegara.
"Cara berpikir gen Z buat kami yang lebih berumur lumayan berbahaya. Tapi, jangan-jangan pemikiran-pemikiran itu yang membuat negara jadi lebih baik," jelasnya. Andovi memastikan filmnya bisa disaksikan semua kalangan. Hanya saya, bagi yang mengikuti dunia politik akan bisa tersambung dengan peristiwa-peristiwa yang hadir.
"Ini film untuk semua orang mau kalian paham politik, tidak paham politik, everyone can enjoy," ucapnya.
Film 'Bapak Paling Jujur' akan tayang di bioskop pada 15 Oktober 2026. Film ini disutradarai Fajar Nugros dan dibintangi Andovi da Lopez, Claresta Taufan Kusumarina, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Benidictus Siregar, dan nama-nama lainnya.