Ilustrasi bijih kopi. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian.
Dari Kopi hingga UMKM, BUMN Kembangkan Potensi Desa di Temanggung
Andika Fauzan Azhari • 5 October 2026 14:25
Jakarta: Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) mendukung program desa binaan di Desa Nglarangan, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, sebagai upaya memberdayakan masyarakat berbasis potensi lokal.
Melalui entitas IDSurvey Group, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut dirancang secara bertahap hingga 2028 dengan fokus pada tiga pilar, yakni pendidikan, lingkungan, dan pengembangan UMKM.
Melansir unggahan media sosial Instagram BP BUMN, Senin, 5 Oktober 2026, keterlibatan BUMN diwujudkan melalui kolaborasi lintas entitas. Sucofindo mendukung sektor lingkungan, BKI membina keterampilan pengelasan, sedangkan Surveyor Indonesia mendampingi sertifikasi halal bagi UMKM setempat.

Ilustrasi Gedung BP BUMN. Foto: dok BP BUMN.
BUMN memberdayakan desa berbasis potensi lokal
Pada pilar pendidikan melalui IDS Skill Plus, program mencakup penguatan PAUD/TK, peningkatan kapasitas pendidik, beasiswa Satu Desa Satu Sarjana, serta edukasi pencegahan stunting.
Di sektor lingkungan melalui IDS EcoAssure, pendampingan berfokus pada pengelolaan sampah, pembangunan IPAL dan sanitasi, pemanfaatan biogas ternak, serta edukasi lingkungan bagi generasi muda.
Sementara itu, melalui IDS UMKM Growth Hub, BUMN memberikan pendampingan untuk pengembangan kopi berkelanjutan, peningkatan kapasitas usaha, pemasaran digital, sertifikasi halal, serta pelatihan pertukangan dan perbengkelan.
BP BUMN menyatakan peran BUMN dalam program tersebut tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong pemberdayaan masyarakat agar desa memiliki fondasi yang mandiri dan berkelanjutan.
Program tersebut dimulai pada 2026, dilanjutkan dengan penguatan kapasitas pada 2027, dan ditargetkan mencapai kemandirian pada 2028.