Brigjen Sumy Hastry Purwanti, Perempuan Tangguh di Garda Terdepan Sains Kepolisian

Kepala Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Karolabdokkes) Pusdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti meraih penghargaan Excellent Mom in Forensic Humanitarian & Justice Advocate pada ajang Wonder Mom Awards 2025.Foto Metrotvnews.com/ Duta Erlangga

Brigjen Sumy Hastry Purwanti, Perempuan Tangguh di Garda Terdepan Sains Kepolisian

Silvana Febiari • 24 December 2025 21:51

Jakarta: Brigjen Sumy Hastry Purwanti meraih penghargaan Wonder Mom Awards 2025 kategori Excellent Mom in Forensic Humanitarian & Justice Advocate yang diselenggarakan Metro TV, Senin, 22 Desember 2025. Penghargaan ini merupakan sebuah apresiasi yang diberikan dalam rangka peringatan Hari Ibu Nasional ke-97.

Sumy dinilai berhasil membuktikan peran perempuan sangat vital dalam sains kepolisian. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas keahliannya yang luar biasa dalam membedah kasus-kasus rumit di Indonesia.

Profil Singkat Sumy Hastry Purwanti

Mengutip Wikipedia, Sumy Hastry Purwanti adalah sosok fenomenal di dunia kepolisian Indonesia. Lahir di Jakarta pada 23 Agustus 1970, ia mengukir sejarah sebagai polwan pertama di Asia yang menyandang gelar Doktor Ilmu Forensik.
 
Lulusan SEPA Polri 1998 ini memiliki latar belakang pendidikan kedokteran yang kuat. Ketertarikannya pada bidang forensik membawanya mengambil spesialisasi kedokteran forensik di Universitas Diponegoro dan meraih gelar doktoralnya di Universitas Airlangga.

Di luar tugas lapangan, ia juga dikenal aktif menulis buku mengenai ilmu forensik dan sering berbagi ilmu sebagai dosen. Sosoknya tidak hanya dikenal tegas dan profesional di kamar jenazah atau lokasi kejadian perkara, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak perempuan muda bahwa keterlibatan polwan bisa sangat krusial dalam dunia sains kepolisian.


Kepala Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Karolabdokkes) Pusdokkes Polri, Brigjen Sumy Hastry Purwanti meraih penghargaan Excellent Mom in Forensic Humanitarian & Justice Advocate pada ajang Wonder Mom Awards 2025.Foto Metrotvnews.com/ Duta Erlangga

Karier di Kepolisian

Awal kariernya, Sumy bertugas sebagai Pasi Polipol Dis Dokkes di Polda Jawa Tengah pada tahun 1999. Ia juga pernah menempati berbagai jabatan struktural di bidang kedokteran dan kesehatan Polri, termasuk di Bidang Dokkes Polda Jawa Tengah maupun Polda Nusa Tenggara Barat.

Kariernya di Polri terus menanjak hingga akhirnya ia meraih pangkat Jenderal Bintang Satu (Brigadir Jenderal), menjadikannya salah satu polwan dengan pangkat tertinggi di Indonesia. Dalam struktur organisasi, ia menjabat sebagai Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Tk. II di Pusdokkes Polri dan pernah juga menjadi Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Karo Labdokkes).

Sepanjang kariernya, ia telah terlibat dalam misi-misi kemanusiaan dan investigasi nasional yang sangat menantang. Keahliannya teruji saat diterjunkan dalam identifikasi korban berbagai bencana besar, seperti Bom Bali, kecelakaan pesawat Sukhoi dan AirAsia, hingga tragedi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)