Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah. Foto: Metrotvnews.com/Muhammad Reyhansyah
Indonesia Mulai Evakuasi WNI Secara Bertahap dari Iran Melalui Azerbaijan
Muhammad Reyhansyah • 6 March 2026 14:00
Jakarta: Pemerintah Indonesia mulai melakukan evakuasi terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran secara bertahap.
Evakuasi dilakukan menyusul eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat-Israel yang menyebabkan ketegangan di kawasan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, mengatakan proses evakuasi akan dimulai secara bertahap pada Jumat, 6 Maret 2026.
“Mencermati perkembangan situasi dan keamanan di Iran, evakuasi WNI di Iran akan dimulai secara bertahap hari ini,” ujar Heni dalam press briefing di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.
Pada tahap awal, evakuasi direncanakan dilakukan melalui jalur Azerbaijan. Namun pemerintah menegaskan bahwa rute evakuasi masih dapat berubah menyesuaikan kondisi keamanan di lapangan.
“Tahap pertama ini akan melalui Azerbaijan, tapi jalur-jalur evakuasi ini akan dilihat sesuai kondisi real di lapangan dan akan ditentukan oleh teman-teman di perwakilan kita di KBRI Teheran dan KBRI Azerbaijan,” jelas Heni.
Heni menekankan bahwa dinamika situasi keamanan di Iran masih sangat cepat berubah, sehingga pemerintah terus memantau perkembangan terkini sebelum mengambil langkah lanjutan.
“Kita lihat nanti, karena dinamika di lapangan sangat penting untuk kita perhatikan. KBRI Teheran akan memantau setiap perubahan situasi di lapangan. Jadi bisa saja nanti ada perubahan, tapi untuk sementara ini lewat Baku, Azerbaijan,” kata Heni.
Kemlu juga akan menentukan tahapan evakuasi berikutnya berdasarkan berbagai pertimbangan keamanan serta asesmen terbaru dari perwakilan Indonesia di Iran.
Di tengah proses evakuasi tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran disebut tetap beroperasi untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada WNI yang masih berada di wilayah Iran.
Menurut Heni, KBRI Teheran terus menjalin komunikasi dengan para WNI, baik yang menetap di Iran maupun yang sedang berada di negara tersebut untuk keperluan sementara.
“KBRI Teheran akan terus melakukan engagement dan outreach dengan para WNI yang masih ada di wilayah Teheran, baik WNI yang tinggal menetap di sana maupun yang kebetulan sedang berada di Iran saat ini,” pungkas Heni.