Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman. Foto: Antara.
DKI Berencana Bangun Kandang Sapi di Ciangir untuk Ketahanan Pangan
Anggi Tondi Martaon • 6 March 2026 09:35
Jakarta: Perumda Dharma Jaya berencana membangun kandang sapi baru di kawasan Ciangir, Banten. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas penampungan sapi dalam rangka mencukupi kebutuhan daging di DKI Jakarta.
"Awalnya kami akan bangun kandang terlebih dahulu dan gudang pengolahan pakan. Ke depan, rencananya akan jadi kawasan terintegrasi," kata Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, dikutip dari Antara, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia mengatakan bahwa pada tahun 2026, perusahaan daerah milik Pemprov DKI Jakarta itu akan mendatangkan sapi impor sebanyak 7.500 ekor. Sebanyak 3.119 ekor di antaranya sudah masuk.
Menurut ia, dengan kapasitas kandang yang saat ini dimiliki bakal membuat pengadaan sapi tidak bisa maksimal. Sebab, Dharma Jaya hanya memiliki lahan seluas 12 hektare di Serang yang secara kapasitas mampu menampung hingga 5.000 ekor sapi.
Untuk itu, perusahaan daerah akan membangun kandang di wilayah Ciangir, Kabupaten Tangerang, Banten. Kawasan itu memiliki luas total sekitar 100 hektare, dengan 20 hektare telah digunakan oleh lembaga pemasyarakatan.
Dari sisa sekitar 70 hektare lahan, Dharma Jaya berencana memanfaatkan sekitar 40 hektare untuk pengembangan kawasan peternakan. "Dengan kandang yang lebih luas, diharapkan dapat menambah stok sapi dan kemudian ikut dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya daging," ujar Raditya.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau kedatangan sapi impor asal Australia di Dermaga 101 Pelabuhan Tanjung Priok. Foto: Metrotvnews.com/Aris Setya.
Dengan hadirnya fasilitas baru tersebut, Dharma Jaya berharap kapasitas pemasukan sapi dapat meningkat hingga 1.000 ekor dalam satu periode pengadaan, sehingga dapat mencukupi kebutuhan daging di Ibu Kota.
"Kemarin kami mendatangkan sapi 590 ekor, ini dikarenakan keterbatasan kandang, harapannya dengan adanya kandang baru nanti bisa lebih banyak menampung sapi," kata Raditya.