Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto: Anadolu
Netanyahu Persingkat Kunjungan ke New York untuk Hadiri Sidang Umum PBB
Muhammad Reyhansyah • 24 September 2026 17:37
New York: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memangkas waktu kunjungannya ke New York menjadi hanya beberapa jam untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Hal ini dilakukan setelah pejabat keamanan Israel memperingatkan adanya ancaman yang mendorongnya tidak memperpanjang masa tinggal di Amerika Serikat (AS).
"Pejabat keamanan dalam negeri Israel menyarankan agar Netanyahu tidak menginap di New York setelah serangkaian evaluasi tingkat tinggi dalam beberapa hari terakhir, yang beberapa di antaranya dihadiri langsung oleh Netanyahu," sebut laporan media Israel Channel 13, dikutip dari Anadolu, Kamis, 24 September 2026.
Pengarahan keamanan tersebut mencakup peringatan intelijen spesifik yang mendorong rekomendasi untuk memperpendek perjalanan. Namun, pejabat tidak mengungkapkan secara rinci bentuk ancaman yang dimaksud.
Berdasarkan jadwal terbaru, Netanyahu dijadwalkan berangkat dari Israel pada Rabu malam dan tiba di New York pada Kamis pagi. Ia kemudian akan menyampaikan pidato dalam Sidang Umum PBB sebelum kembali ke Israel pada hari yang sama tanpa menginap.
Kunjungan singkat tersebut berlangsung di tengah rencana demonstrasi besar di New York yang menentang operasi militer Israel di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.
Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Agenda Netanyahu juga tidak mencakup pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski sebelumnya pejabat Israel berupaya mengatur pertemuan bilateral tersebut.
Media AS dan Israel melaporkan jadwal kedua pemimpin tidak selaras. Seorang pejabat AS juga mengonfirmasi Netanyahu tidak termasuk dalam daftar pemimpin asing yang dijadwalkan bertemu Trump.
Selain itu, rencana kunjungan Netanyahu ke Texas untuk bertemu pengusaha Elon Musk dibatalkan secara mendadak, meski tim keamanan pendahuluan Israel telah tiba di lokasi.
Dengan berbagai pembatalan tersebut, agenda Netanyahu di Amerika Serikat kini terbatas pada kehadirannya di podium Sidang Umum PBB.