Ilustrasi Al-Quran, dok: pexels
Keutamaan Surah Al-Waqiah, Sering Dikaitkan dengan Kelancaran Rezeki
Riza Aslam Khaeron • 25 September 2026 07:00
Jakarta: Surah Al-Waqiah menjadi salah satu surah dalam Al-Qur'an yang sering dikaitkan dengan kelancaran rezeki. Tidak sedikit umat Islam yang membiasakan membaca Surah Al-Waqiah setiap malam karena adanya riwayat yang menyebutkan keutamaannya untuk terhindar dari kefakiran.
Dilansir dari NU Online, keutamaan tersebut salah satunya dijelaskan oleh Sayyid Alawi Al-Maliki dalam kitab Madza fi Sya'ban halaman 34, yang menyatakan bahwa Surah Al-Waqiah memiliki kemampuan untuk membantu menghindari dari kefakiran dan kemiskinan.
Meski demikian, riwayat mengenai keutamaan tersebut memiliki sanad yang daif atau lemah. Hadis daif bukan berarti hadis palsu dan masih dapat diamalkan dalam perkara fadailul amal atau keutamaan amal.
Lantas, apa saja keutamaan Surah Al-Waqiah yang sering dikaitkan dengan rezeki?
Keutamaan Surah Al-Waqiah
Salah satu keutamaan Surah Al-Waqiah yang paling dikenal adalah membaca surah ini setiap malam dikaitkan dengan perlindungan dari kefakiran.Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Baihaqi disebutkan:
.jpg)
Sami'tu Rasulallahi shallallahu 'alaihi wa sallam yaqulu: man qara'al-waqi'ata kulla lailatin lam yaftaqir. Rawahul-Baihaqi.
Artinya: "Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Barang siapa membaca Surah Al-Waqiah setiap malam, dia tidak akan jatuh miskin.'" (H.R. Baihaqi)
Dilansir dari NU Online, riwayat tersebut memiliki tingkat kelemahan sehingga tidak dapat dijadikan dasar hukum yang kuat. Namun, hadis tersebut masih dapat diamalkan untuk memperoleh keutamaan amal.
Riwayat lain dari Ibnu Mas'ud juga menyebutkan bahwa orang yang membaca Surah Al-Waqiah setiap malam tidak akan tertimpa kefakiran.
.jpg)
‘An Ibni Mas’udin radhiyallahu ‘anhu qala: Sami’tu Rasulallahi yaqulu: man qara’a suratal-Waqi‘ati fi kulli lailatin lam tushibhu faqah.
Artinya: "Dari Ibnu Mas'ud r.a. berkata, 'Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, 'Barang siapa membaca Surah Al-Waqiah setiap malam, maka dia tidak akan tertimpa kefakiran.'' (H.R. Baihaqi, sanadnya daif, namun diamalkan untuk fadailul amal)"
Riwayat lain juga menyebutkan:
.jpg)
Wa fi riwayatin ukhra ‘an Ibni Mas’ud: man qara’a fi kulli lailatin idza waqa’atil-waqi’atu lam tushibhu faqah abadan.
Artinya: "Dan dalam riwayat lain dari Ibnu Mas'ud, 'Barang siapa membaca setiap malam Surah Al-Waqiah ayat 1, maka dia tidak akan pernah mengalami kefakiran.'"
Kandungan Surah Al-Waqiah
Surah Al-Waqiah merupakan salah satu surah yang turun sebelum Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Mayoritas pakar ilmu Al-Qur'an berpendapat demikian, meskipun terdapat pendapat mengenai beberapa ayat yang disebut turun setelah hijrah.Menurut Prof. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah, tema utama Surah Al-Waqiah adalah uraian tentang hari kiamat, apa yang akan terjadi di bumi, kenikmatan yang diperoleh orang-orang bertakwa, serta apa yang akan dialami oleh para pendurhaka.
Dalam surah tersebut terdapat penjelasan mengenai tiga kelompok manusia. Pertama, orang-orang yang sangat dekat dengan Allah Swt. dan berada di garis depan dalam ketaatan. Kedua, orang-orang yang taat selain mereka. Ketiga, mereka yang melakukan pelanggaran dan berpura-pura baik dari kalangan manusia maupun jin.
Baca Juga :
Mengenal Sejarah MTQ Nasional di Indonesia
Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Tafsir Marah Labid juga menjelaskan kandungan Surah Al-Waqiah tentang hari kiamat, kedahsyatan hari tersebut, serta balasan yang akan diterima manusia atas perbuatannya di dunia.
Dengan kandungan tersebut, Surah Al-Waqiah mengajak umat Islam untuk merenungkan kebesaran Allah Swt. dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.
Adapun kaitannya dengan rezeki dan terhindar dari kefakiran bersumber dari sejumlah riwayat yang dinukil para ulama. NU Online menjelaskan bahwa riwayat tersebut berstatus daif, tetapi dapat diamalkan dalam konteks fadailul amal.
(Siti Nahdia Usman)