Prajurit Israel bersiaga di salah satu lokasi di Tepi Barat. (Anadolu Agency)
Lebih dari 100 Warga Palestina Ditangkap Israel di Tepi Barat Selama Ramadan
Muhammad Reyhansyah • 23 February 2026 13:38
Ramallah: Militer Israel telah menahan lebih dari 100 warga Palestina di seluruh wilayah Tepi Barat sejak dimulainya bulan suci Ramadan tahun ini, menurut laporan sebuah kelompok hak asasi Palestina pada Minggu, 22 Februari 2026.
Dalam keterangannya, Palestinian Prisoner Society menyebut sejumlah perempuan dan anak-anak termasuk di antara mereka yang ditangkap sejak Ramadan dimulai pada 18 Februari di sebagian besar wilayah Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur.
Mengutip Anadolu Agency, Senin, 23 Februari 2026, kelompok tersebut menambahkan bahwa penangkapan disertai “pemukulan berat, tindakan teror terorganisasi terhadap para tahanan dan keluarga mereka, serta perusakan dan penghancuran rumah warga secara luas, termasuk penyitaan kendaraan, uang, dan perhiasan emas.”
Menurut organisasi hak asasi Palestina dan Israel, saat ini lebih dari 9.300 warga Palestina ditahan di penjara Israel, termasuk sekitar 350 anak-anak. Mereka disebut menghadapi penyiksaan, kelaparan, serta pengabaian medis yang telah menyebabkan puluhan kematian.
Israel meningkatkan operasi di Tepi Barat yang diduduki sejak meluncurkan kampanye militernya di Gaza pada 8 Oktober 2023.
Sejak periode tersebut, sedikitnya 1.117 warga Palestina dilaporkan tewas dan sekitar 11.500 lainnya terluka dalam serangan oleh militer Israel maupun pemukim ilegal di wilayah Tepi Barat.
Baca juga: Israel Tangkap 14 Warga Palestina di Tepi Barat saat Ramadan