Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan AS-Israel

Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad dilaporkan tewas dalam serangan AS-Iran. Foto: Anadolu

Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan AS-Israel

Fajar Nugraha • 2 March 2026 09:31

Teheran: Mahmoud Ahmadinejad, mantan presiden Iran dilaporkan tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel di Iran, menurut laporan media pemerintah Iran.

Laporan menyebutkan pria berusia 69 tahun itu tewas di Narmak, Teheran timur, ketika kota itu dihantam beberapa kali pada hari pertama serangan yang juga menyebabkan kematian Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran.

Namun, beberapa saluran Telegram Iran memposting pernyataan yang dikaitkan dengan Ahmadinejad setelah kematiannya yang dilaporkan. Pernyataan itu memperlihatkan ia mengecam "agresi" AS dan Israel – yang menunjukkan bahwa ia masih hidup.

Laporan yang saling bertentangan tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen karena pemadaman internet yang hampir total di Iran. Tetapi media pemerintah tidak mengubah laporan awalnya tentang kematian Ahmadinejad.

Serangan udara di Iran berlanjut pada hari Minggu, sementara Teheran menembakkan rudal dan drone ke Israel dan negara-negara Teluk sebagai balasan.

Lahir pada tahun 1956 di desa Aradan di Provinsi Semnan, ia pindah ke Teheran bersama keluarganya saat masih kecil. Sebelum menjadi presiden, ia menjabat sebagai gubernur Provinsi Ardabil dan kemudian sebagai walikota Teheran.

Pada tahun 2013, setelah meninggalkan jabatannya, ia diangkat oleh pemimpin tertinggi Iran ke Dewan Kebijaksanaan, sebuah badan penasihat yang menengahi perselisihan antara parlemen dan Dewan Penjaga. Ia terus menjabat sebagai anggota dalam beberapa tahun terakhir.

Kematiannya yang dilaporkan terjadi sehari setelah pemimpin tertinggi Iran tewas dalam serangan udara AS-Israel.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)