Perayaan Juara NBA di New York Berujung Ricuh, Puluhan Orang Ditangkap

Kepolisian New York menangkap 63 orang setelah perayaan gelar juara NBA New York Knicks berubah menjadi kerusuhan. (Anadolu Agency)

Perayaan Juara NBA di New York Berujung Ricuh, Puluhan Orang Ditangkap

Willy Haryono • 15 June 2026 11:55

New York: Kepolisian New York (NYPD) menangkap 63 orang setelah perayaan kemenangan New York Knicks dalam final NBA berubah menjadi kerusuhan di sejumlah titik kota besar di Amerika Serikat tersebut pada akhir pekan kemarin.

Menurut juru bicara NYPD, sedikitnya satu orang mengalami luka tembak dan empat lainnya menderita luka tusuk dalam insiden yang terjadi di tengah kerumunan massa yang memadati jalanan untuk merayakan gelar juara NBA pertama Knicks dalam 53 tahun.

Dikutip dari Channel News Asia, Senin, 15 Juni 2026, polisi juga melaporkan sejumlah aksi vandalisme, termasuk perusakan kendaraan patroli dan pembakaran beberapa bus sekolah.

Otoritas menyebut puluhan ribu warga turun ke jalan setelah Knicks memastikan gelar juara usai mengalahkan San Antonio Spurs di San Antonio, Texas.

Namun, suasana perayaan di sejumlah lokasi berubah ricuh ketika sebagian massa mulai melakukan tindakan anarkistis.

Sebanyak 10 anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dalam bentrokan yang terjadi sepanjang malam. Seorang petugas dilaporkan dipukul di bagian wajah, sementara petugas lainnya terkena lemparan botol kaca.

Korban Luka dan Kerusakan Fasilitas

Seorang remaja berusia 17 tahun yang menjadi korban penembakan di dekat Times Square, Manhattan, dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil patroli polisi.

Menurut NYPD, langkah tersebut diambil karena ambulans kesulitan menembus kemacetan akibat padatnya kerumunan massa.

Kerusakan yang tercatat meliputi lima bus sekolah yang dibakar atau dirusak, lima kendaraan kepolisian yang mengalami kerusakan berat, serta sejumlah kendaraan pribadi milik warga.

Di beberapa lokasi, bentrokan antarkelompok penggemar juga dilaporkan terjadi. Sejumlah orang terlihat memanjat tiang lampu dan lampu lalu lintas, sementara kembang api dinyalakan di tengah kerumunan.

Bertepatan dengan Piala Dunia

Perayaan kemenangan Knicks berlangsung bersamaan dengan laga pembuka Piala Dunia FIFA di Stadion MetLife, New Jersey.

Situasi tersebut membuat kawasan Manhattan juga dipadati pendukung tim nasional Maroko dan Brasil yang datang untuk menyaksikan pertandingan.

Sebagian bus sekolah yang kemudian dirusak massa sebelumnya digunakan sebagai armada transportasi untuk mengangkut penonton dari pusat kota menuju stadion.

Pihak kepolisian menyatakan para tersangka yang ditangkap menghadapi berbagai dakwaan, termasuk penyerangan terhadap petugas, kepemilikan senjata ilegal, tindakan mengganggu ketertiban umum, dan pelanggaran pidana lainnya.

Meski terjadi kerusuhan, Wali Kota New York Zohran Mamdani memastikan pemerintah kota tetap akan menggelar pawai juara bagi New York Knicks pada Kamis mendatang. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Trump Disoraki Penonton saat Hadiri Final NBA ketika Spurs Kalahkan Knicks

(Willy Haryono)