Operasi pencarian banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Media Indonesia • 29 November 2025 16:29
Tapanuli Selatan: Tim Basarnas Pekanbaru kembali menemukan dua korban meninggal dunia dalam operasi pencarian banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara. Dengan penemuan terbaru ini, total delapan dari 22 korban hilang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan kedua korban terbaru ialah Riska, ditemukan pada Jumat, 28 November 2025, pukul 18.10 WIB, dan Warso, ditemukan Sabtu, 29 NOvember 2025, pukul 11.55 WIB.
“Hingga saat ini, delapan korban berhasil ditemukan. Kami menurunkan 12 personel untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan,” ujar Budi, Sabtu, 29 November 2025.

Operasi pencarian banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Duren, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Budi menjelaskan, timnya dikerahkan untuk membantu SAR di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, tepatnya di Kampung Duren, lokasi longsor yang berbatasan dengan Perkebunan PT Hapesong.
Sementara itu, Kepala Desa Batu Godang, Mahmudin Sihombing, mengungkapkan bahwa tanah longsor terjadi pada Rabu, 26 November 2025 sekitar pukul 21.00 WIB. Bencana tersebut menimbun 10 rumah yang dihuni 13 kepala keluarga.
“Dari total 22 korban hilang, sebanyak 14 laki-laki dan delapan perempuan. Enam korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari sebelumnya,” kata Mahmudin.