Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet AS, Termasuk F-35 Kedua

Jet tempur F-35 milik Amerika Serikat (AS). Foto: Anadolu

Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet AS, Termasuk F-35 Kedua

Muhammad Reyhansyah • 3 April 2026 18:02

Teheran: Pasukan Iran mengklaim telah menembak jatuh dua jet tempur canggih Amerika Serikat (AS), termasuk satu jet siluman F-35, meskipun Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa pertahanan udara Iran telah dihancurkan.

Dalam pernyataannya, Jumat, 3 April 2026, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan, sistem pertahanan udara canggih yang baru dikembangkan berhasil menembak jatuh jet tempur siluman F-35 di wilayah Iran bagian tengah.

Pesawat yang jatuh tersebut disebut berasal dari skuadron Lakenheath dan dilaporkan hancur total saat jatuh. IRGC menyatakan bahwa karena pesawat hancur sepenuhnya, nasib pilot masih belum diketahui.

Sebelumnya pada hari yang sama, IRGC juga mengumumkan bahwa satu jet tempur canggih lainnya menjadi sasaran sistem pertahanan udara di selatan Pulau Qeshm. Pesawat tersebut kemudian jatuh di antara Pulau Hengam dan Qeshm dan disebut jatuh ke perairan Teluk Persia.

IRGC menyatakan bahwa penembakan jatuh tersebut merupakan bantahan langsung terhadap pernyataan Washington sebelumnya. Dalam pernyataannya, IRGC juga menyinggung klaim Donald Trump yang mengatakan bahwa pasukan AS telah menghancurkan sistem pertahanan udara Iran.

“Setelah klaim palsu Presiden AS yang pembohong mengenai penghancuran total pertahanan udara IRGC, beberapa saat lalu sebuah jet tempur canggih musuh berhasil dihantam di selatan Pulau Qeshm oleh sistem pertahanan udara canggih Angkatan Laut IRGC yang berada di bawah kendali jaringan pertahanan udara terpadu negara,” demikian pernyataan IRGC, dikutip dari PressTV.

IRGC menyebut penembakan ini menambah daftar kerugian penerbangan militer AS. Pada 11 Maret, IRGC mengklaim telah berhasil menghantam jet tempur siluman F-35 milik Angkatan Udara AS di wilayah udara Iran bagian tengah.

Media AS kemudian melaporkan bahwa sebuah F-35 melakukan pendaratan darurat di pangkalan militer AS di Asia Barat akibat dugaan serangan Iran. Laporan lanjutan dari NPR menyebutkan bahwa pesawat yang mengalami kerusakan berat tersebut tidak dapat kembali beroperasi dalam waktu dekat.

Menurut militer Iran, sejak awal konflik mereka telah menembak jatuh dua F-35, satu F-18, dua F-16, dan empat F-15 milik Amerika Serikat.

Sementara itu, militer AS secara resmi mengonfirmasi kehilangan tiga pesawat F-15 dan satu pesawat tanker KC-135 selama perang yang sedang berlangsung. Pentagon disebut terus berupaya menutupi kerugian tersebut dengan menyebut insiden jatuhnya pesawat sebagai akibat “tembakan kawan” atau kecelakaan.

Baru-baru ini, militer AS juga mengumumkan jatuhnya sebuah F-35 di Nevada, yang oleh sejumlah pakar militer disebut sebagai upaya untuk menutupi kerugian jet tempur siluman dalam perang dengan Iran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)