Hasil permodelan titik gempa di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Senin (6/4/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Gempa di Kolaka Timur Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Lukman Diah Sari • 6 April 2026 08:55
Kendaru: Bencana gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, pada Senin, 6 April 2026, pukul 03,23 Wita. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa dengan magnitudo (M) 2,9 terjadi akibat aktivitas sesar aktif.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," kata Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar Nasrol Adil saat dihubungi di Kendari, Senin, 6 April 2026, melansir Antara.
Baca Juga :
Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Pulau Karatung Sulut
"Berdasarkan laporan masyarakat dan estimasi peta guncangan, getaran gempa ini dirasakan di wilayah Kolaka Timur dengan skala intensitas III MMI. Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," ujar dia.

Ilustrasi grafik intensitas gempa bumi. (Anadolu Agency)
Nasrol mengungkapkan bahwa hingga kini, BMKG belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Selain itu, hasil monitoring hingga pukul 03.43 Wita belum menunjukkan adanya tanda-tanda kejadian gempa bumi susulan (aftershock).
Dia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi, seperti website resmi, aplikasi Mobile Apps Info BMKG, atau media sosial @infoBMKG.