Setidaknya 10 Perawat Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel

Bangunan di Teheran, Iran yang hancur akibat serangan Israel. Foto: The New York Times

Setidaknya 10 Perawat Iran Tewas dalam Serangan AS-Israel

Fajar Nugraha • 1 April 2026 12:58

Teheran: Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran dikabarkan menyebabkan korban tewas dari kalangan pekerja kesehatan.

“Kantor berita ISNA melaporkan bahwa para perawat tersebut tewas di tempat kejadian saat bertugas,” dilaparkan dari Al Jazeera, Rabu 1 April 2026.

“Meskipun terjadi pembunuhan, layanan medis tetap berlanjut tanpa gangguan,” imbuh laporan itu, mengutip direktur jenderal Organisasi Sistem Keperawatan.

Sementara Militer Israel telah mengeluarkan pernyataan panjang tentang serangannya pada bulan pertama perang di Iran.

“Lebih dari 800 penerbangan serangan angkatan udara telah dilakukan, menggunakan sekitar 16.000 amunisi berbeda,” sebut militer Israel.

Diklaim lebih dari 2.000 tentara dan komandan Iran telah tewas dan lebih dari 4.000 target telah diserang.

Pihak berwenang di Iran mengatakan serangan AS-Israel sejauh ini telah menewaskan total 1.937 orang, termasuk 240 wanita dan 212 anak-anak. Salah satu korban adalah bayi berusia delapan bulan.

Militer Israel memiliki sejarah menyebut warga sipil yang tewas sebagai kombatan, termasuk di Gaza, di mana sebuah laporan yang bocor mengakui bahwa hanya 17 persen dari mereka yang tewas adalah pejuang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)