Doa Khitan untuk Anak, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Ilustrasi: Khalid aljmman/Pexels

Doa Khitan untuk Anak, Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Riza Aslam Khaeron • 17 September 2026 07:00

Jakarta: Khitan atau sunat merupakan praktik yang telah dikenal sejak masa Nabi Ibrahim a.s. dan terus dijalankan oleh umat Islam hingga saat ini. Rasulullah saw. bersabda:



Artinya: “Nabi Ibrahim a.s. berkhitan ketika beliau berusia delapan puluh tahun dengan menggunakan beliung (kapak kecil).” (H.R. Bukhari no. 3356).

Bagi keluarga Muslim, khitan anak tidak hanya menjadi tindakan yang berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga bagian dari pelaksanaan ajaran agama. Namun, terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama mengenai hukumnya. Mazhab Syafi'i memandang khitan sebagai suatu kewajiban, sedangkan sebagian mazhab lain memandangnya sebagai sunah.

Kendati demikian, baik berhukum wajib maupun sunah, khitan tetaplah bagian dari ibadah. Oleh karena itu, pelaksanaannya sangat dianjurkan untuk diawali dengan membaca doa. Mengutip NU Online, dalam kitab Hilyatun Nufus lil 'Aris wal 'Arus terdapat doa yang dapat dibaca ketika seseorang akan dikhitan.

Berikut doa khitan untuk anak, lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya.
 

Doa Sebelum Khitan

Doa berikut dapat dibaca ketika anak hendak menjalani khitan, sebagaimana dikutip NU Online dari kitab Hilyatun Nufus lil 'Aris wal 'Arus.



Allahumma hadzihi sunnatuka wa sunnatu nabiyyika, shalawatuka 'alaihi wa alihi, wattiba'un minna linabiyyika, bi masyi'atika, wa iradatika, wa qadha'ika li amrin aradtahu, wa qadha'in hatamtahu, wa amrin anfadztahu, wa adzaqtahu harral hadidi fi khitanihi wa hijamatihi bi amrin anta a'rafu bihi minni.

Artinya: “Ya Allah, ini adalah sunah-Mu dan sunah nabi-Mu. Semoga rahmat tercurah kepadanya dan keluarganya. Kami mengikuti nabi-Mu dengan kehendak-Mu, keinginan-Mu, dan ketetapan-Mu atas perkara yang Engkau kehendaki, ketentuan yang Engkau tetapkan, dan perkara yang Engkau laksanakan. Engkau rasakan kepadanya panasnya besi dalam khitan dan bekamnya karena suatu perkara yang Engkau lebih mengetahui daripada aku.”
 

Doa Memohon Keselamatan Anak Setelah Khitan

Setelah bacaan tersebut, terdapat pula doa untuk memohon kesucian, umur panjang, kesehatan, kecukupan, dan perlindungan bagi anak.



Allahumma fathahhirhu minadz dzunub, wa zid fi umrihi, wadfa'il afati 'an badanihi wal auja'a 'an jismihi, wa zidhu minal ghina, wadfa' 'anhul faqra, fa innaka ta'lamu wa la na'lamu.

Artinya: “Ya Allah, sucikanlah dia dari dosa-dosa. Tambahlah umurnya. Jagalah tubuhnya dari penyakit dan jauhkan rasa sakit dari tubuhnya. Tambahkanlah kecukupan kepadanya dan jauhkanlah ia dari kefakiran. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui, sedangkan kami tidak mengetahui.”
   

Doa Orang Tua untuk Keselamatan Anak

Selain doa khusus ketika khitan, orang tua juga dapat membaca doa untuk memohon keselamatan bagi anak dan keturunannya. NU Online mengutip bacaan tersebut dari Kitab Perukunan Melayu terbitan Alaydrus.



Allahumma bi hurmatin nabiyyi wal Hasani wa akhihi, wa ummihi, wa abihi, najjini minal ghammil ladzi fihi, ya Hayyu, ya Qayyumu, ya dzal jalali wal ikram. Wa as'aluka an tuhyiya qalbi bi nuri ma'rifatika abadan abada, ya Rasulallah, ya Allah, ya arhamar rahimin, walhamdulillahi rabbil 'alamin.

Artinya: “Ya Allah, demi kehormatan Nabi Muhammad saw., Hasan, saudaranya, ibunya dan bapaknya, selamatkanlah aku dari kebingungan yang ada di dalamnya. Wahai Zat Yang Mahahidup, Yang Maha Berdiri Sendiri, Yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Aku memohon kepada-Mu agar Engkau menghidupkan hatiku dengan cahaya makrifat-Mu selama-lamanya. Ya Allah, dengan rahmat-Mu, wahai Zat Yang Maha Pengasih. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.”

Doa tersebut menjadi bagian dari ikhtiar spiritual, sementara pelaksanaan khitan tetap perlu dilakukan dengan penanganan yang aman dan sesuai dengan prosedur medis.

(Riza Aslam Khaeron)