Banjir merendam Desa Wonorejo Kabupaten Demak. Metrotvnews.com/ Rhobi Shani.
Lebih dari 4.000 Warga Terdampak Banjir di Demak
Rhobi Shani • 14 January 2026 18:46
Demak: Banjir yang melanda Dukuh Kedung Banteng, Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, merendam ratusan rumah dan menimpa lebih dari 4.000 jiwa. Ketinggian air di permukiman tersebut berkisar antara 20 hingga 60 sentimeter.
Perangkat Desa Wonorejo, Nur Halim, menyebutkan hingga saat ini sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing. Namun, ada juga yang mengungsi ke tempat lebih aman secara mandiri.
“Selain curah hujan yang tinggi, banjir juga diperparah oleh limpasan air sungai karena sipon pintu air di wilayah Kecamatan Gajah tidak berfungsi secara maksimal,” ungkap Nur Halim, Rabu, 14 Januari 2026.
Pemerintah desa berharap pihak terkait segera menangani banjir dengan memperbaiki sipon pintu air agar aliran sungai kembali normal. Dengan begitu, genangan air di wilayah permukiman diharapkan cepat surut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak, Suprapto, mengatakan dua unit pompa telah ditempatkan di wilayah Kecamatan Sayung dan Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar. Pompa air dioperasikan agar genangan banjir cepat surut.
“Masing-masing pompa memiliki kapasitas penyedotan 500 liter per detik dan dioperasikan selama 24 jam non-stop untuk mempercepat surutnya genangan banjir,” jelas Suprapto.

BPBD Demak belum menerima laporan adanya warga yang mengungsi ke pos pengungsian. Meski demikian, petugas terus melakukan pemantauan dan langkah antisipasi, mengingat potensi curah hujan tinggi masih diperkirakan terjadi dalam satu bulan ke depan.