Tangkapan layar video pembakaran bangunan pemerintah di Kabupaten Puncak, Selasa (11/8/2026). ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Massa Bakar Sejumlah Kantor Pemerintahan di Ilaga, Polisi Siagakan Personel
Lukman Diah Sari • 11 August 2026 21:35
Nabire: Sejumlah kantor pemerintahan di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, dibakar massa pada Selasa malam, 11 Agustus 2026, buntut dari protes penyaluran dana desa tahap I tahun 2026. Polres Puncak menyiagakan puluhan personel untuk mengantisipasi meluasnya gangguan keamanan.
"Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tidak berkembang dan mengganggu keamanan masyarakat," kata Kapolres Puncak, AKBP Domingos De F. Ximenes, dalam keterangan yang diterima di Nabire, Selasa, 11 Agustus 2026, melansir Antara.
Dia mengatakan, puluhan personel dikerahkan untuk mengamankan situasi sekaligus mencegah gangguan keamanan meluas ke kawasan lain. Domingos menjelaskan, personel Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama jajaran Kepolisian Sektor disiagakan di kawasan perempatan alun-alun, tepatnya di depan Markas Polsek Ilaga. Sementara itu, personel Satgas ODC ditempatkan di Kotis.
"Saat ini massa secara bertahap mulai meninggalkan lokasi dan situasi keamanan berangsur kondusif," ujarnya.
Sejumlah kantor pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Puncak dibakar massa. Titik api berada di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Bupati, DPRD, Disdukcapil, Kesbangpol, Dinas Sosial, dan Kantor Bagian Keuangan. Satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar dalam kejadian tersebut.

Tangkapan layar video pembakaran bangunan pemerintah di Kabupaten Puncak, Selasa (11/8/2026). ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Sebelum kejadian, diketahui sedang berlangsung penyaluran dana desa tahap I tahun 2026. Sekitar pukul 17.40 WIT, sekelompok orang mendatangi Kantor Dinas PMK. Bupati Puncak, Elvis Tabuni, kemudian tiba di lokasi untuk menemui massa dan berupaya melakukan komunikasi. Namun, sekitar pukul 18.45 WIT, situasi kembali memanas hingga massa melakukan pembakaran terhadap Kantor Dinas PMK.
Kapolres mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab terjadinya aksi anarkis tersebut. Polres Puncak bersama jajaran dan unsur pengamanan terkait terus memantau perkembangan situasi di wilayah Ilaga untuk memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman.