Serangan yang diarahkan ke Negara Teluk dikecam Tiongkok. Foto: Anadolu
Tiongkok Kecam Serangan Terhadap Warga Sipil dan Pelanggaran Kedaulatan Negara Teluk
Muhammad Reyhansyah • 11 March 2026 18:00
Beijing: Tiongkok mengecam serangan yang tidak membedakan sasaran terhadap warga sipil dan menyatakan tidak setuju dengan serangan yang menargetkan negara-negara di kawasan Teluk.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun mengatakan, Beijing menolak serangan terhadap negara di kawasan Teluk dan mengutuk serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil maupun target nonmiliter.
“Prioritas mendesak saat ini adalah menghentikan operasi militer segera dan mencegah konflik meluas,” kata Guo dalam konferensi pers rutin di Beijing, seperti dikutip Anadolu, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menambahkan bahwa jalan keluar dari konflik adalah kembali ke dialog dan negosiasi secepat mungkin serta berupaya memulihkan perdamaian.
Guo juga menyerukan agar semua pihak kembali mematuhi hukum internasional dan menyebut serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran saat proses negosiasi masih berlangsung sebagai pelanggaran jelas terhadap hukum internasional.
Ia menegaskan kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial setiap negara harus dihormati.
Dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pekan lalu, diplomat tertinggi Tiongkok Wang Yi mengatakan Beijing percaya Iran akan menjaga stabilitas nasional dan sosial di tengah situasi yang disebutnya serius dan kompleks.
Wang juga menekankan pentingnya Iran mempertimbangkan kekhawatiran sah negara-negara tetangga.
Eskalasi konflik regional meningkat sejak 28 Februari ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan bersama terhadap Iran.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang dan melukai sekitar 10.000 lainnya.
Teheran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordan, Irak, serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat.