Mau Investasi Kripto? Simak Strategi DCA untuk Jangka Panjang

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Mau Investasi Kripto? Simak Strategi DCA untuk Jangka Panjang

Eko Nordiansyah • 9 February 2026 16:12

Jakarta: Investasi aset kripto dikenal memiliki potensi keuntungan besar, namun juga penuh dengan volatilitas harga yang sering membuat investor bingung menentukan waktu terbaik untuk membeli. Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA) hadir sebagai solusi sederhana, namun efektif untuk berinvestasi secara konsisten.

Investor tidak perlu pusing dan bingung, melainkan cukup menyisihkan dana dengan jumlah tetap secara rutin. Untuk itu, simak cara kerja DCA, manfaat, hingga cara memulai DCA untuk Bitcoin, Ethereum,dan altcoin lainnya.

Pengertian DCA dan cara kerjanya

Dikutip dari Pintu Academy, Dollar-Cost Averaging (DCA) adalah sebuah strategi investasi yang membantu mengurangi ketidakpastian soal kapan waktu terbaik untuk masuk pasar, karena kita cukup mengikuti jadwal investasi tetap yang sudah ditentukan. Strategi ini juga mendorong disiplin untuk berinvestasi secara rutin.

Strategi DCA cukup sederhana, hanya perlu mengalokasikan sejumlah dana untuk membeli aset secara rutin (seperti mingguan atau bulanan) tanpa peduli harga aset. Tujuan utama DCA adalah mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang.

Manfaat DCA kripto untuk jangka panjang

DCA adalah strategi investasi yang sederhana namun efektif untuk mengumpulkan aset dalam jangka panjang. Intinya, strategi ini mendorong kita untuk berinvestasi secara rutin dan disiplin, yang sangat bermanfaat terutama saat pasar sedang berfluktuasi.

Dalam jangka panjang, metode ini bisa membantu menurunkan biaya rata-rata per unit dibandingkan jika membeli sekaligus dalam jumlah besar pada satu waktu. Dengan berinvestasi jumlah yang sama secara konsisten, maka investor akan membeli lebih banyak unit saat harga murah dan lebih sedikit unit saat harga mahal.

Tips memilih aset untuk DCA kripto

Parameter penting dalam memilih kripto
  1. Ketahanan (durability)
    • Sejak kapan aset ini hadir di pasar? Karena DCA biasanya dilakukan dalam jangka panjang (bertahun-tahun), kripto yang dipilih sebaiknya sudah terbukti memiliki rekam jejak dan bertahan lama.
  2. Tren pasar
    • Lihat sentimen pasar dan tren yang berkembang di media sosial, portal berita, dan komunitas kripto. Apakah orang-orang melihat proyek ini positif atau sebaliknya?
  3. Metriks Utama
    • Perhatikan volume perdagangan, riwayat pergerakan harga, dan likuiditas. Faktor-faktor ini bisa membantu menilai potensi jangka panjang.

Risiko dan keuntungan strategi DCA

Meski terlihat sederhana dan efektif, strategi DCA kripto juga punya beberapa risiko yang perlu diperhatikan.

1. Tidak melindungi dari pasar turun berkepanjangan

DCA kripto memang bisa membantu mengurangi risiko membeli di harga puncak, tapi tidak memberikan perlindungan penuh jika pasar jatuh terus-menerus. Nilai portofolio tetap bisa turun. Karena itu, manajemen risiko tetap penting, misalnya dengan melakukan diversifikasi ke berbagai aset lain seperti saham, obligasi, atau properti.

2. Biaya kesempatan (opportunity cost)

Dengan DCA kripto, investasi dibagi dalam jangka waktu tertentu. Artinya, kamu mungkin melewatkan keuntungan besar jika harga kripto langsung naik tajam setelah Anda mulai berinvestasi. Dibandingkan lump-sum investing (langsung menaruh modal besar sekaligus), hasil DCA bisa terasa kurang memuaskan bagi investor agresif yang mengejar keuntungan cepat.

3. Sederhana dan mudah

DCA adalah salah satu strategi paling sederhana yang bisa digunakan siapa saja, baik pemula maupun berpengalaman. Tidak butuh analisis teknikal rumit, tidak perlu menebak timing pasar, dan bisa berjalan otomatis melalui program tabungan/investasi rutin.

4. Disiplin menabung

Strategi menambahkan dana secara rutin ke akun investasi membangun kebiasaan secara disiplin seperti menabung. Nilai portofolio akan terus bertambah, meskipun aset yang ada kadang sedang turun nilainya. Namun, jika penurunan pasar berlangsung lama, tentu ada risiko nilai portofolio ikut tertekan.

5. Mengelola emosi dalam investasi

Banyak investor terjebak dalam investasi emosional, misalnya karena takut rugi besar setelah membeli sekaligus. DCA membantu mengurangi faktor emosional ini. Dengan strategi beli rutin, investor bisa lebih fokus pada tujuan jangka panjang tanpa mudah terpengaruh berita atau hype jangka pendek dari media maupun pasar.

DCA vs Investasi Lump Sum

Lump-sum investing atau investasi lump sum adalah strategi di mana seseorang menempatkan sejumlah besar modal ke dalam satu investasi sekaligus. Investor yang memilih strategi ini biasanya memiliki kapital yang cukup banyak.

Di sisi lain, Dollar-Cost Averaging (DCA) umumnya menjadi strategi investasi yang lebih cocok bagi mereka yang belum memiliki modal besar. Strategi ini membantu “meratakan” harga beli, sehingga risiko membeli dalam jumlah besar saat harga sedang di puncak bisa dikurangi.

Kedua strategi, baik lump-sum investing dan DCA, memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.
  • Lump-sum investing bisa memberi peluang keuntungan besar jika harga kripto (atau aset lain) melonjak tajam setelah sempat turun. Namun, tantangan utamanya adalah menentukan titik terendah pasar, yang sulit diprediksi. Hal ini makin sulit di dunia kripto, karena harganya jauh lebih fluktuatif dibanding saham.
  • DCA, di sisi lain, memang tidak memberikan keuntungan instan sebesar lump-sum saat pasar naik cepat, tetapi strateginya lebih aman karena risiko “salah timing” bisa ditekan.

Cara menggunakan fitur auto DCA kripto


Tidak hanya satu aset, fitur Auto DCA Pintu juga menghadirkan Auto DCA Multiple Assets, di mana pengguna bisa membeli beberapa aset kripto sekaligus dalam satu jadwal otomatis.
  • Berikut cara menggunakan fitur Auto DCA Multiple Assets:
  • Buka aplikasi Pintu lalu klik ‘Auto DCA’ atau ‘Nabung Rutin’.
  • Klik “Buat Nabung Rutin Baru” dan pilih beberapa aset kripto yang ingin kamu kumpulkan secara rutin
  • Tentukan nominal pembelian dan buat jadwal nabung rutin, bisa per jam, harian, mingguan, hingga bulanan
  • Konfirmasi nabung rutin kripto kamu dengan tap “Konfirmasi”, dan selesai!
Dengan fitur Auto DCA Multiple Asset Pintu, pengguna tidak hanya berinvestasi, tetapi juga membangun portofolio jangka panjang secara konsisten dan mudah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)