Polisi menunjukkan jenazah begal sadis di kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim. (Istimewa)
Melawan Saat Ditangkap, Begal Pembacok Polisi Lumajang Tewas Ditembak
Amaluddin • 16 December 2025 16:46
Surabaya: Upaya pelarian A, 30, begal yang membacok anggota Polres Lumajang Aiptu Susanto, berkahir. Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur menembak pelaku hingga tewas, lantaran melakukan perlawan saat ditangkap pada Senin dini hari, 15 Desember 2025.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan, usai melakukan pembacokan, pelaku tidak langsung kabur keluar daerah. Sebaliknya, ia berpindah-pindah lokasi persembunyian di dua wilayah, Lumajang dan Pasuruan.
“Setelah kejadian, tersangka masih berputar di wilayah Lumajang. Pada malam Jumat kami sempat menggerebek rumah saudaranya, namun yang bersangkutan berhasil meloloskan diri,” kata Jumhur, Selasa, 16 Desember 2025.

Polisi menunjukkan jenazah begal sadis di kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim. (Istimewa)
Perilaku pelaku yang dinilai agresif dan bersenjata tajam membuat polisi meningkatkan intensitas pengejaran. Personel disebar untuk melakukan penyisiran serta mendatangi rumah-rumah kerabat dan rekan dekat tersangka guna menutup ruang gerak pelaku.
“Tersangka ini sangat licin dan selalu berpindah tempat. Pengejaran dilakukan secara berlapis karena ia membawa senjata tajam dan telah melukai anggota,” ujar Jumhur.
Informasi keberadaan pelaku diperoleh pada Sabtu malam. Polisi mendeteksi tersangka berada di rumah seorang temannya di wilayah Pasuruan. Sekitar pukul 23.00 WIB, tim Jatanras bergerak dan melakukan upaya penangkapan di sekitar kawasan Apollo.
“Kami sudah memberikan tembakan peringatan ke udara, tetapi tidak diindahkan. Karena membahayakan keselamatan anggota dan masyarakat sekitar, kami melakukan tindakan tegas dan terukur,” tegas Jumhur.
Pelaku sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dalam perjalanan. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sebilah celurit serta helm yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya.
“Senjata tajam tersebut digunakan untuk melukai anggota Polres Lumajang dan juga membahayakan petugas saat penangkapan,” pungkas Jumhur.